TULEHU,TikMalukuNews.com-S
ebanyak 2.362 siswa Madrasah Aliyah (MA) se-Provinsi Maluku mengikuti Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025/2026 yang secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin S.Ag., M.Ps.I, Senin(2/3/
Pembukaan secara simbolis berlangsung di MAN 1 Malteng yang ditandai dengan penyematan tanda peserta UM
Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan bahwa hari pelaksanaan Ujian Madrasah menjadi momen bersejarah, khususnya bagi siswa kelas XII, karena dua pekan ke depan akan menjadi bagian penting yang turut menentukan kelulusan mereka.

“Hari ini merupakan sejarah bagi siswa Madrasah Aliyah, terutama kelas XII. Ujian ini memang sering dianggap sebagai momen yang menegangkan, namun di balik itu terdapat tujuan besar untuk perkembangan diri peserta didik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah harus didesain dalam suasana yang kondusif, tidak menegangkan, namun tetap fokus pada peningkatan level berpikir, bertindak, dan memberi dampak. Hal tersebut merupakan wujud pendidikan madrasah yang terintegrasi antara ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta iman dan takwa (IMTAK).
Kakanwil menjelaskan, Ujian Madrasah memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, untuk mengukur kompetensi akademik siswa, yakni menilai penguasaan materi pelajaran, termasuk mata pelajaran keagamaan, yang telah dipelajari selama masa studi.
Kedua, sebagai salah satu penentu kelulusan siswa, selain nilai rapor dan aspek perilaku.
Ketiga, sebagai umpan balik pendidikan, yang memberikan gambaran bagi guru dan madrasah mengenai efektivitas proses pembelajaran guna perbaikan mutu ke depan.
Keempat, sebagai sarana pemetaan mutu pendidikan untuk melihat capaian kompetensi siswa secara nasional.
Selain itu, Ujian Madrasah juga menjadi pengukur integritas, yang menekankan pentingnya kejujuran dan usaha siswa dalam proses evaluasi.
“Oleh karena itu, pelaksanaan Ujian Madrasah harus mengedepankan kejujuran dan integritas. Saya berpesan kepada seluruh siswa agar mengerjakan ujian dengan jujur, menjaga akhlak, dan tidak hanya mengejar nilai akademis semata,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kakanwil juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala madrasah, dewan guru, pengawas, serta orang tua yang telah membimbing dan mempersiapkan siswa menghadapi ujian.
“Prestasi siswa madrasah adalah prestasi kita semua. Kita tidak hanya menghasilkan output yang baik, tetapi juga harus mampu menciptakan outcome yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun global,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh hadirin untuk berdoa agar pelaksanaan Ujian Madrasah berjalan lancar dan seluruh peserta didik memperoleh hasil terbaik.
“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, keberkahan, dan keberhasilan bagi seluruh peserta didik, panitia, serta bagi kemajuan pendidikan Islam di Provinsi Maluku,” tutupnya, sembari melantunkan pantun:
Tunggu bedug di waktu petang,
Sambil tadarus tenangkan hati.
Hari kelulusan akan datang,
Hasilnya bagus berkah Ilahi.














