218 Siswa Baru MAN Ambon Ikut MATAMUDA, Ditekankan Anti-Bullying dan Penguatan Karakter

oleh -1 views
0-0x0-0-0#

AMBON,TikMalukuNews.com –Sebanyak 218 siswa baru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ambon mengikuti Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027.

Kegiatan yang berlangsung pada 8–11 Juli 2026 itu secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Hj. Farida Laisouw, mewakili Kepala Kanwil Kemenag Maluku.

0-0x0-0-0#

MATAMUDA menjadi gerbang awal bagi para peserta didik untuk mengenal lingkungan madrasah, budaya belajar, tata tertib, hingga berbagai program unggulan Kementerian Agama.

Selain pengenalan profil madrasah, siswa juga mendapat materi tentang moderasi beragama, ekoteologi, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), organisasi kesiswaan, serta pembentukan karakter.
Kepala MAN Ambon mengatakan, tahun ini MATAMUDA diikuti 218 siswa baru yang terdiri atas 96 siswa laki-laki dan 122 siswa perempuan.

Seluruh peserta diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar MAN Ambon.

0-0x0-0-0#

Dalam sambutannya, Farida Laisouw menegaskan bahwa perubahan nama dari MATSAMA menjadi MATAMUDA bukan sekadar pergantian istilah, tetapi menjadi bagian dari transformasi pendidikan madrasah yang menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran dan pembinaan karakter.

“Pilihan kalian masuk madrasah adalah keputusan yang tepat. Di madrasah kalian tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan umum, tetapi juga penguatan ilmu agama yang harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Jadilah murid yang berilmu, berakhlak, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tegas Farida.

Ia juga mengingatkan seluruh panitia dan peserta agar pelaksanaan MATAMUDA berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Menurutnya, tidak boleh ada penghinaan terhadap kondisi fisik maupun tindakan yang merendahkan sesama peserta.

Selain kecerdasan intelektual, siswa madrasah juga harus memiliki kecerdasan spiritual, emosional, serta kemampuan mengendalikan diri. Nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, cinta NKRI, dan kecintaan terhadap budaya lokal juga menjadi bekal penting dalam membentuk generasi madrasah yang unggul dan berakhlak mulia.(TMN-01)