MALRA,TikMalukuNews.com Pengabdian puluhan tahun tidak hanya diukur dari lamanya masa kerja, tetapi juga dari integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pesan itu mengiringi penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 73 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Tanda kehormatan tersebut diserahkan Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, seusai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Upacara Kantor Bupati Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada Senin (17/8/2026).
Penganugerahan ditandai dengan penyematan lencana dan penyerahan piagam penghargaan kepada para penerima.
Sebanyak 73 PNS tersebut menerima Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian 10 dan 20 tahun. Penghargaan diberikan kepada aparatur yang dinilai menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60/TK/Tahun 2026 sebagai bentuk penghargaan negara atas pengabdian PNS dalam menjalankan tugas secara konsisten.
Bupati Muhamad Thaher Hanubun menegaskan, penghargaan itu tidak semestinya dipandang sebatas simbol atas lamanya masa pengabdian. Para penerima memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan profesionalitas, menjaga integritas dan disiplin, serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Menurut Hanubun, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran dan infrastruktur. Kualitas sumber daya aparatur juga memiliki peran penting dalam memastikan program pemerintah memberikan manfaat kepada masyarakat.
PNS, lanjutnya, dituntut mampu menerjemahkan kebijakan pemerintah menjadi pelayanan yang nyata, cepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Karena itu, Satyalancana Karya Satya diharapkan menjadi motivasi bagi para penerima untuk mempertahankan pengabdian sekaligus meningkatkan etos kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Penganugerahan tersebut juga menegaskan pentingnya integritas, profesionalitas, dan orientasi pelayanan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
Momentum penyerahan penghargaan yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap penghargaan kepada 73 PNS tersebut dapat mendorong peningkatan kinerja aparatur serta memperkuat birokrasi yang berintegritas, profesional, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan publik.
