Ramadan 1447 H, Kemenag Ambon Gencarkan Tausiah dan Aksi Sosial

oleh -1 views
banner 468x60

Ambon – Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kota Ambon,
Saradju Kelrey menyampaikan bahwa selama Bulan Suci Ramadan, pihaknya melaksanakan berbagai program keagamaan dan sosial yang dipusatkan di wilayah Kapahaha.

Salah satu kegiatan utama adalah tausiah yang dilaksanakan di Masjid Ukhuwah Kapahaha. Kegiatan ini dijadwalkan secara bergilir, di mana seluruh pejabat muslim, mulai dari Kepala Kantor, para Kepala Subbagian, para Kepala Seksi, penyuluh agama Islam, hingga pegawai yang dinilai mampu, diwajibkan untuk menyampaikan tausiah.

banner 336x280

“Bulan Suci Ramadan ini kami jadikan sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan umat sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Melalui kegiatan kultum, siaran keagamaan di RRI, hingga program berbagi bersama penghulu dan UPZ, kami ingin menghadirkan Ramadan yang berdampak nyata, baik bagi peningkatan spiritual masyarakat maupun kinerja aparatur Kementerian Agama,” ujar Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Ambon.

Selain kegiatan di masjid, Kemenag Kota Ambon juga menjalin kerja sama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Ambon dalam program Bincang-Bincang Ramadan, Renungan Ramadan menjelang berbuka, serta kultum menjelang sahur.

Dalam program tersebut, para pejabat mendapat kesempatan untuk melakukan rekaman maupun siaran langsung.
Topik yang diangkat dalam siaran Ramadan tersebut berkisar pada isu-isu kekinian, khususnya persoalan remaja di era media digital, termasuk dampak positif dan negatif media sosial, serta bagaimana Ramadan memberi pengaruh terhadap peningkatan kinerja aparatur di lingkungan Kementerian Agama.

Di bidang sosial, para penghulu juga merencanakan kegiatan berbagi, seperti pembagian takjil kepada masyarakat. Selain itu, jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan telah diarahkan untuk berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan guna melaksanakan kegiatan sosial dan keagamaan selama Ramadan.

“Kami juga mengangkat tema-tema aktual, khususnya tantangan remaja di era media digital. Ramadan harus menjadi ruang refleksi agar generasi muda mampu memanfaatkan media sosial secara bijak dan produktif, serta menjauhi dampak negatifnya,” tegasnya.

Program berbagi juga rencana dilaksanakan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di bawah koordinasi penyelenggara zakat. Kegiatan ini tidak hanya berlangsung pada bulan Ramadan, tetapi menjadi program berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang berhak menerima.

 

Ramadan tahun ini dinilai sebagai momentum yang sangat baik untuk memperkuat pembinaan umat dan meningkatkan kepedulian sosial, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Berdasarkan laporan para penyuluh, antusiasme masyarakat untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid dalam tujuh hari pertama Ramadan menunjukkan peningkatan yang signifikan.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.