MALRA, TikMalukuNews.com — Penantian puluhan tahun warga Ohoi Letman, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, untuk mendapatkan akses air bersih akhirnya berakhir. Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menghadirkan layanan air minum melalui pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Letman.
Kehadiran SPAM tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih. Kini, jaringan air minum mulai menjangkau rumah-rumah warga sehingga kebutuhan dasar tersebut dapat dipenuhi dengan lebih mudah.
Tidak hanya membangun infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan membebaskan biaya pemasangan sambungan jaringan pipa dan meteran air ke rumah warga.
Direktur PDAM Kabupaten Maluku Tenggara, Fatma Talaohu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (22/1/2026), mengatakan seluruh biaya pemasangan sambungan rumah ditanggung Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Pemasangan jaringan pipa ditanggung Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara,” ujar Fatma.
Menurutnya, berdasarkan data di lapangan, sebanyak 240 rumah telah mendapatkan layanan melalui pemasangan jaringan pipa dan meteran air. Jumlah penerima manfaat tersebut masih dapat bertambah seiring dengan pengembangan pelayanan air bersih di Ohoi Letman.
Fatma menjelaskan, setelah pembangunan SPAM selesai, seluruh aset jaringan air minum telah diserahkan Pemerintah Daerah kepada PDAM Kabupaten Maluku Tenggara untuk dikelola secara profesional. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan beroperasinya layanan tersebut, warga penerima manfaat selanjutnya akan tercatat secara resmi sebagai pelanggan PDAM Kabupaten Maluku Tenggara.
“Mereka akan dimasukkan menjadi pelanggan PDAM,” katanya.
Meski menjadi pelanggan PDAM, masyarakat tidak dibebani biaya pemasangan awal. Pemerintah daerah memberikan hibah berupa biaya pemasangan sambungan rumah, sementara warga hanya membayar rekening air setiap bulan berdasarkan volume pemakaian.
“Boleh dikatakan mereka mendapatkan hibah biaya pemasangan dari Pemda,” tambah Fatma.
Bagi warga Ohoi Letman, hadirnya layanan air bersih bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi jawaban atas kebutuhan yang telah dinantikan selama puluhan tahun. Program tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan semakin luasnya akses air bersih, masyarakat diharapkan dapat menikmati kehidupan yang lebih sehat dan layak. Kehadiran SPAM Letman menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan pemerataan pelayanan dasar dan meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Maluku Tenggara.












