308 Siswa Madrasah Ikuti Seleksi OMI Provinsi, Bidik Tiket ke Tingkat Nasional

oleh -8 views
0-0x0-0-0#
banner 468x60

AMBON, TikMalukuNews.com — Sebanyak 308 siswa madrasah dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Maluku mengikuti seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026.

Para peserta merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing madrasah dan kabupaten/kota yang sebelumnya telah mengikuti tahapan seleksi sesuai mekanisme yang ditetapkan.

banner 336x280

Mewakili Kabid Madrasah Kanwil Kemenag Maluku, Ketua Tim Kerja Kurikulum, Kesiswaan, dan Sarana Prasarana (Sapras), Edi Rettob, S.HI dalam laporannya menyampaikan, peserta seleksi terdiri atas 58 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), 89 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 161 siswa Madrasah Aliyah (MA).

“Total peserta sebanyak 308 orang merupakan perwakilan terbaik dari madrasah dan kabupaten/kota di Provinsi Maluku yang telah melalui proses seleksi sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Berdasarkan distribusinya, peserta dari Kota Ambon sebanyak 33 orang, Kota Tual 26 orang, Maluku Tenggara 33 orang, Seram Bagian Timur 33 orang, Seram Bagian Barat 33 orang, Maluku Tengah 33 orang, Buru 33 orang, Buru Selatan 33 orang, Kepulauan Aru 31 orang, serta Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebanyak 21 orang.

Seleksi OMI tingkat Provinsi Maluku dilaksanakan pada 5 dan 6 Oktober 2026, yang berlangsung di 16 titik lokasi yang tersebar di kabupaten/kota masing-masing.

Pelaksanaan tes dilakukan sesuai jadwal dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan penyelenggara.

Farida mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan mengidentifikasi dan mengembangkan potensi peserta didik madrasah yang memiliki kemampuan akademik dan prestasi unggul.

Selain itu, OMI diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa melalui kompetisi yang sehat, objektif, dan terukur, sekaligus menyiapkan peserta didik yang berpotensi mewakili Provinsi Maluku pada tahapan OMI selanjutnya di tingkat nasional.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Kepala Kanwil Kemenag Maluku yang disampaikan Farida Laisouw, pelaksanaan OMI tingkat provinsi menjadi momentum penting dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.

OMI dinilai memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, kompetensi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta semangat berprestasi di bidang akademik.

“OMI bukan semata-mata sebuah kompetisi untuk mencari siapa yang memperoleh nilai terbaik. Lebih dari itu, OMI merupakan bagian dari proses pendidikan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menguji kemampuan, mengembangkan kepercayaan diri, membangun sikap sportif, serta belajar menghadapi tantangan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, madrasah saat ini dituntut terus berkembang dan beradaptasi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, siswa tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Melalui OMI, diharapkan tumbuh budaya akademik yang sehat di lingkungan madrasah, sekaligus melahirkan generasi yang memiliki kemampuan intelektual, karakter kuat, kreativitas, daya juang, serta semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

Ia berharap OMI tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 dapat menjadi sarana untuk menemukan dan mengembangkan potensi terbaik peserta didik dari seluruh kabupaten/kota di Maluku.

Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar mengikuti kompetisi dengan jujur, disiplin, percaya diri, dan sungguh-sungguh. Para peserta juga diminta tidak menjadikan kompetisi sebagai beban, tetapi sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang telah diperoleh selama proses belajar.

“Tidak perlu merasa takut terhadap soal yang sulit. Hadapi setiap soal dengan tenang, teliti, dan penuh keyakinan. Ingatlah bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses, kerja keras, kedisiplinan, dan keberanian untuk mencoba,” pesannya.

Peserta yang nantinya meraih hasil terbaik diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan dan menjadi inspirasi bagi siswa madrasah lainnya. Sementara bagi peserta yang belum memperoleh hasil sesuai harapan, pengalaman mengikuti OMI diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar dan berlatih.

“Jadikan pengalaman mengikuti kompetisi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi kejujuran dan sportivitas,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.