Bupati Malra Ingatkan Bantuan Warga Tak Boleh Disunat

oleh -5 views

MALRA, TikMalukuNews.com – Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat harus dilakukan secara transparan dan sesuai hak penerima. Tidak boleh ada pemotongan dalam bentuk apa pun terhadap bantuan yang telah diberikan pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan Thaher saat menyerahkan Bantuan Bencana Alam/Nonalam dan Alat Bantu Disabilitas Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Senin (5/10/2026).

Bupati meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyaluran mengawal bantuan hingga diterima langsung oleh masyarakat yang berhak. Ia menekankan pentingnya memastikan bantuan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tidak berkurang saat sampai kepada penerima.

“Kawal ketat distribusi. Pastikan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tanpa potongan apa pun. Jangan ada warga yang berhak tetapi terlewatkan,” tegas Thaher.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan, khususnya warga terdampak bencana serta penyandang disabilitas.

Untuk korban bencana alam maupun nonalam, bantuan diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus mendukung proses pemulihan setelah mengalami kondisi yang tidak diharapkan.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban, mempercepat pemulihan ekonomi keluarga, dan menjadi stimulus untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Selain bantuan bagi korban bencana, Pemkab Maluku Tenggara juga menyerahkan sejumlah alat bantu bagi penyandang disabilitas, seperti kursi roda, tongkat elektrik, serta sarana pendukung lainnya.

Thaher mengatakan pemberian alat bantu tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan untuk beraktivitas dan menjalani kehidupan secara lebih mandiri.

“Melalui alat bantu seperti kursi roda, tongkat elektrik atau sarana lainnya yang diserahkan hari ini, kami ingin memastikan bahwa hak-hak mobilitas dan produktivitas saudara-saudara kita dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.

Ia juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya. Pemerintah, kata Thaher, tidak hanya bertanggung jawab menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Thaher menambahkan, pembangunan daerah tidak semata-mata diukur melalui pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah memberikan pelayanan serta perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Di bawah bingkai Ain ni Ain, mari kita saling bahu-membahu membangun daerah yang tangguh bencana dan ramah bagi semua,” pungkasnya.(TMN-01)