Bupati Thaher: PAUD Jadi Fondasi Pembentukan Karakter Anak

oleh -4 views

MALRA, TikMalukuNews.com — Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, menegaskan pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam membentuk kepribadian dan karakter generasi masa depan.

Menurut Thaher, pendidikan pada usia dini tidak hanya bertujuan mengembangkan kemampuan akademik dasar, tetapi juga menjadi tahap awal bagi anak untuk mengenal nilai-nilai kehidupan, membangun sikap positif, serta belajar berinteraksi dengan lingkungan.

Hal itu disampaikan Thaher saat melepas peserta didik TK Beata Maria Saranafana Learning Center Langgur Tahun Ajaran 2025/2026 di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Penjabat Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanubun, Kepala TK Beata Maria Saranafana Learning Center Sr. Veronica Ruga, S.d.A., S.Pd., Wakil Uskup Kevikepan Kei Kecil dan Kota Tual RD Frans Lesomar, Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Maluku Tenggara, para guru, serta orang tua dan wali murid.

Thaher mengatakan, pelepasan peserta didik TK bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi bagian dari perjalanan awal anak dalam menempuh jenjang pendidikan berikutnya.

“Ini adalah langkah kecil menuju cita-cita besar. Siapa tahu di antara anak-anak yang hadir hari ini kelak ada yang berdiri di tempat ini menggantikan saya sebagai pemimpin daerah, menjadi guru, pengusaha, suster, pastor, atau profesi lainnya. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan,” katanya.

Ia memberikan apresiasi kepada TK Beata Maria Saranafana Learning Center yang dinilai turut memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter peserta didik sejak usia dini, di samping pengembangan kemampuan dasar seperti membaca, menulis dan berhitung.

“PAUD memiliki peran yang sangat luar biasa. Di sinilah anak-anak mulai belajar menghargai sesama, mencintai kebenaran, bekerja sama, serta peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Thaher.

Menurutnya, karakter yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal penting bagi anak dalam menjalani tahapan pendidikan dan kehidupan selanjutnya.

“Jika karakter yang baik dibangun sejak usia dini, maka ketika dewasa mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas,” katanya.

Thaher juga mengingatkan bahwa pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Peran keluarga sangat menentukan karena sebagian besar proses tumbuh kembang anak berlangsung dalam lingkungan rumah.

“Rumah adalah sekolah pertama bagi anak, dan orang tua adalah guru pertama mereka. Keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh perhatian, kasih sayang, dan pendidikan yang diberikan di rumah,” ungkapnya.

Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk terus mendampingi, membimbing, dan memberikan perhatian terhadap perkembangan anak. Sinergi antara keluarga dan satuan pendidikan dinilai penting agar fondasi pendidikan serta karakter anak dapat tumbuh secara optimal.