AMBON,TikMalukuNews.com – Mimpi untuk melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri terus ditanamkan kepada siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ambon. Semangat tersebut hadir melalui kunjungan Yayasan Wadah Titian Harapan bersama Yayasan Samaluku Hiti Nusa dan Yayasan Ashari Djojohadikusumo ke MAN Ambon, Selasa (11/8/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas generasi muda, khususnya dalam bidang pendidikan dan penguasaan bahasa Inggris. Para siswa didorong untuk memiliki keberanian bermimpi lebih besar serta mempersiapkan diri menghadapi peluang pendidikan di tingkat internasional.
Kegiatan tersebut semakin menarik karena rombongan turut menghadirkan Bella Jahrmarkt, mahasiswi dari Scripps College, California, Amerika Serikat. Kehadirannya memberikan pengalaman dan perspektif baru bagi para siswa mengenai kehidupan pendidikan di luar negeri serta pentingnya kemampuan berbahasa Inggris sebagai salah satu bekal untuk berinteraksi di tingkat global.
Rombongan dipimpin Ketua Yayasan Samaluku Hiti Nusa, Zakiyah Samal, bersama Shafa Mardiah Toisuta selaku staf administrasi data dan bidang Education and Culture, serta Leica Kartika dari Yayasan Ashari Djojohadikusumo. Kedatangan mereka disambut langsung Kepala MAN Ambon, Nasir Marasabessy.
Ketua Yayasan Samaluku Hiti Nusa, Zakiyah Samal, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kolaborasi dengan Yayasan Wadah Titian Harapan dan Yayasan Ashari Djojohadikusumo. Program itu turut melibatkan mahasiswa dari Scripps College, California, yang melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi di Indonesia, termasuk Ambon.
“MAN Ambon menjadi salah satu sasaran program Wadah Goes to School. Sejak dua tahun lalu, yayasan sudah masuk ke MAN Ambon untuk memberikan penguatan kepada pelajar dengan tema Student Today, Leader Tomorrow,” ujarnya.
Menurutnya, kunjungan kali ini merupakan bagian dari tindak lanjut program tersebut, terutama untuk memberikan motivasi kepada siswa agar berani melihat peluang pendidikan yang lebih luas, termasuk kesempatan melanjutkan sekolah ke luar negeri.
Ia berharap para siswa MAN Ambon semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Penguasaan bahasa internasional tersebut dinilai penting sebagai bekal bagi generasi muda untuk membuka akses pendidikan dan membangun jejaring di tingkat global.
“Harapannya, siswa-siswi di sini semakin termotivasi untuk belajar bahasa Inggris. Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional. Ke depan, kami ingin anak-anak ini memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri dan bisa go international,” katanya.
Sementara itu, pihak MAN Ambon menyambut positif program tersebut. Kehadiran yayasan dan mahasiswa internasional dinilai memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa, sekaligus membuka wawasan bahwa kesempatan untuk meraih pendidikan berkualitas di tingkat global dapat dimulai dari bangku madrasah.
Melalui kegiatan ini, siswa MAN Ambon tidak hanya mendapatkan motivasi untuk meningkatkan kemampuan akademik dan bahasa Inggris, tetapi juga didorong untuk membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan, serta berani menetapkan cita-cita hingga ke tingkat internasional.(TMN-01)
