Ambon, 20 September 2025 – Dalam momentum Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (PLN UIW M2U) mengukuhkan komitmennya untuk terus mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Bertempat di Pattimura Park, Ambon, Sabtu(20/9) PLN meluncurkan dua inisiatif strategis, yakni peningkatan layanan operasional kelistrikan dari 12 jam menjadi 24 jam di sejumlah desa serta program bantuan listrik gratis bagi keluarga pra-sejahtera.
General Manager PLN UIW M2U, Noer Soeratmoko, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Pelanggan Nasional menjadi momen penting untuk mengapresiasi peran pelanggan sebagai mitra utama PLN dalam penyediaan energi yang andal dan berkelanjutan.
“Tema HPN 2025 adalah ‘Pelanggan Hebat, Energi Bersahabat’. Kami maknai ini sebagai pengingat bahwa keberadaan PLN tidak akan berarti tanpa kepercayaan pelanggan. Kami merayakan HPN tahun ini dengan kerja nyata: peningkatan layanan operasional di berbagai desa dari 12 jam menjadi 24 jam,” ungkapnya.
Dengan beroperasinya listrik 24 jam di wilayah seperti Waypandan, Kamar Sekaru, Jerol, Solu Jaya, dan Tahaluku, masyarakat kini dapat merasakan manfaat langsung, mulai dari pelayanan kesehatan yang lebih optimal hingga peningkatan produktivitas pelaku UMKM.
“Kini rumah sakit bisa menyimpan obat-obatan lebih baik, pasien bisa dirawat dengan aman, dan pelaku usaha kecil bisa menjalankan bisnisnya lebih lama. Itulah dampak nyata dari listrik 24 jam,” tambah Noer.
Selain peningkatan jam layanan, PLN UIW M2U juga meluncurkan program bantuan listrik gratis bagi 195 keluarga pra-sejahtera di Maluku. Program ini merupakan inisiatif dari pegawai PLN melalui sumbangan sukarela, yang sejak tahun 2021 telah menjangkau total 1.780 pelanggan kurang mampu.
“Kami ingin bukan hanya menghadirkan listrik, tapi juga harapan. Bantuan ini bukan sekadar kabel dan meteran, tapi tentang kehidupan yang lebih baik. Dan itu semua berkat kepercayaan pelanggan kepada PLN,” ujar Noer.
PLN juga terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui prinsip keterbukaan dan transparansi, sebagai wujud komitmen untuk menjadi perusahaan yang lebih dekat dan bersahabat dengan pelanggan.
Dalam kesempatan itu,
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi PLN terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam pemerataan akses listrik di wilayah kepulauan.
“Kami memberikan penghargaan kepada seluruh pelanggan PLN yang telah mendukung penyediaan energi berkelanjutan. Momentum HPN ini menjadi pengingat bahwa pelanggan adalah mitra strategis PLN, dan energi adalah sahabat kehidupan,” ujar Gubernur.
Dalam sambutannya, Gubernur juga meresmikan secara simbolis program peningkatan jam nyala listrik di lima desa dan penyaluran bantuan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu.
“PLN telah menunjukkan komitmen nyata untuk mewujudkan listrik yang andal, aman, dan ramah lingkungan. Kami berharap sinergi antara PLN dan pemerintah daerah terus terjalin demi masa depan Maluku yang lebih terang,” tambahnya.
Gubernur menegaskan bahwa tingkat elektrifikasi di Maluku telah mencapai angka yang menggembirakan, namun ia juga mendorong agar desa-desa yang belum mendapatkan layanan listrik tetap menjadi prioritas dalam roadmap pembangunan kelistrikan.
“Kami yakin, dengan semangat kolaborasi, elektrifikasi 100% bukanlah mimpi. Mari kita terus berinovasi dan membangun Maluku bersama-sama,” tutup Hendrik.
Perayaan HPN 2025 di Ambon bukan hanya seremoni, tetapi menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi pelayanan PLN di kawasan timur Indonesia. Melalui pendekatan yang humanis dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat, PLN UIW M2U menegaskan perannya sebagai motor penggerak pembangunan yang tak hanya memasok energi, tetapi juga menyalakan harapan.(TMN-01)













