ARAB SAUDI,TikMalukuNews.com– Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un,kabar duka datang dari Tanah Suci menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Salah satu jamaah haji Kloter 24 Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Maluku asal Kota Ambon, almarhumah Sri Nafisa Quiliem (65), dikabarkan wafat di Arab Saudi, Sabtu (23/05/2026).
Berdasarkan informasi yang disampaikan Ketua Kloter 24, Abdul Gani Wael, almarhumah meninggal dunia pada Jumat, 22 Mei 2026 pukul 22.45 WSAS di Rumah Sakit Al Noor, Arab Saudi, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan medis.
“Sebelum meninggal dunia, almarhumah sempat mendapatkan penanganan medis di Klinik Kesehatan Hotel Safwat Alsharooq dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Al Noor untuk mendapatkan perawatan lanjutan,” ujar Abdul Gani Wael.
Atas kabar duka tersebut, Gubernur Maluku selaku Koordinator Haji Daerah Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhumah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku dan seluruh masyarakat Maluku, kami turut berduka cita atas wafatnya almarhumah Ibu Sri Nafisa Quiliem. Semoga almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku Tahun 2026, Kasrul Selang, juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya jamaah haji asal Maluku tersebut.
“Kami keluarga besar PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku turut berdukacita yang mendalam atas wafatnya almarhumah Sri Nafisa Quiliem. Semoga almarhumah diampuni segala khilafnya, diterima amal ibadahnya, serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Kasrul Selang.
PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku memastikan akan terus berkoordinasi dengan petugas haji di Arab Saudi serta memberikan pendampingan dan informasi kepada keluarga almarhumah di tanah air.
Selain itu, Gubernur Maluku juga mengimbau seluruh jamaah haji agar tetap menjaga kondisi kesehatan menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah, dengan mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat cukup, serta mengikuti seluruh arahan petugas haji demi kelancaran dan kekhusyukan ibadah.(TMN-01)
