Lantik Pejabat, Bupati Malra Tekankan Amanah dan Kualitas Pelayanan

oleh -0 views

MALRA,TikMalukuNews.com– Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan bahwa jabatan dalam pemerintahan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

 

Para pejabat yang baru dilantik diminta tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi mampu menghadirkan solusi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Thaher saat melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, serta kepala desa di ruang kerja Bupati Maluku Tenggara, Kamis (20/8/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di daerah.
Menurut Thaher, sumpah dan janji jabatan yang telah diucapkan memiliki konsekuensi tanggung jawab yang besar. Karena itu, setiap pejabat dituntut menunjukkan integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam melaksanakan tugas.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sekadar kedudukan atau kewenangan. Semakin tinggi jabatan yang dipercayakan, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dilaksanakan,” tegasnya.

Thaher meminta pejabat yang baru dilantik mampu membaca berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah.

Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang responsif, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.

“Jadilah pemimpin yang mampu menyelesaikan masalah, bukan sekadar melaporkan masalah,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap program dan kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, ukuran keberhasilan birokrasi bukan hanya pada terlaksananya kegiatan, tetapi juga pada dampak yang dirasakan masyarakat.

Selain soal pelayanan publik, Thaher mengingatkan jajaran pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Upaya pencegahan dan penanganan bencana harus dilakukan secara terencana dan melibatkan seluruh perangkat daerah.

“Pemerintah daerah tidak boleh hanya bergerak setelah terjadi bencana, tetapi harus mampu membangun sistem pencegahan, kesiapsiagaan, koordinasi, dan respons yang cepat,” katanya.

Dalam menjalankan pemerintahan, Thaher juga menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral. Setiap perangkat daerah harus bekerja secara terpadu karena berbagai persoalan pembangunan tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri.

“Tidak boleh ada perangkat daerah yang merasa bekerja sendiri-sendiri. Keberhasilan pembangunan daerah merupakan hasil kerja bersama,” tegasnya.

Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat menjadi motor perubahan di lingkungan kerja masing-masing.

Kepemimpinan yang dibangun harus mampu mendorong aparatur bekerja lebih efektif, disiplin, responsif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Thaher juga mengingatkan para pejabat agar memanfaatkan kepercayaan yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya, masa jabatan memiliki batas waktu, sementara rekam jejak dan hasil pengabdian akan menjadi bagian dari penilaian masyarakat.

“Jabatan bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, pemerintah, dan Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan serta pembangunan.

“Mari kita bekerja bersama dengan semangat ‘Kerja Nyata, Pelayanan Berkualitas, Maluku Tenggara Semakin Mandiri dan Sejahtera’,” ajaknya.

Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat kinerja birokrasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Maluku Tenggara.(IST)