MIN 5 Malteng Perkuat Kompetensi Guru Lewat Forum FGD

oleh -0 views

 

MALTENG,TikMalukuNews.com– Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Maluku Tengah (Malteng) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) yang dirangkaikan dengan program supervisi akademik pada awal tahun pelajaran 2026/2027.

Kepala MIN 5 Maluku Tengah, Dahlan Gazam, mengatakan FGD menjadi salah satu agenda penting di awal tahun ajaran karena menghasilkan sejumlah kesepakatan profesional yang menjadi dasar peningkatan kompetensi guru dalam proses belajar mengajar.

Menurutnya, hasil FGD kemudian ditindaklanjuti melalui pendampingan bersama pengawas madrasah. Setelah satu bulan proses pembelajaran berlangsung, sekolah melaksanakan supervisi dan observasi kelas untuk melihat secara langsung penerapan hasil FGD.

“Supervisi ini bukan sekadar observasi, tetapi bertujuan meningkatkan kompetensi profesional guru, terutama dalam proses pembelajaran di kelas dan kelengkapan administrasi pembelajaran,” ujar Dahlan.

Ia menjelaskan, kegiatan supervisi juga bertujuan memastikan penerapan kurikulum berjalan sesuai regulasi melalui Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) yang telah disepakati bersama. Selain itu, pendampingan dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, serta mampu mendorong kreativitas dan inovasi guru dalam memenuhi kebutuhan peserta didik.

Dahlan menambahkan, supervisi dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan pengawas, kepala madrasah, dan guru mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi. Selama proses pendampingan, pihak sekolah juga memberikan masukan secara langsung terhadap berbagai temuan di lapangan.

“Alhamdulillah, setelah dua hari supervisi berlangsung, tingkat kekurangan yang ditemukan sangat kecil. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi agar proses pembelajaran semakin baik dan berkualitas,” katanya.

Ia menegaskan, program supervisi tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan guru, melainkan sebagai upaya pendampingan agar para pendidik semakin berhasil dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kabupaten Maluku Tengah, Salma Pelupessy, M.Pd., mengapresiasi perubahan yang mulai terlihat setelah pelaksanaan supervisi selama dua hari.

Menurutnya, sejumlah guru telah menunjukkan peningkatan dalam penyusunan perangkat ajar, penggunaan media pembelajaran, hingga pengembangan lembar kerja peserta didik. Meski demikian, masih terdapat beberapa perangkat lama yang akan diperbaiki secara bertahap.

“Alhamdulillah sudah ada perubahan, mulai dari perangkat ajar hingga media pembelajaran. Lembar kerja siswa juga sudah bagus. Ke depan kita berharap semua guru terus melakukan inovasi,” ujar Salma.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan program literasi dan numerasi di lingkungan madrasah. Menurutnya, kedua aspek tersebut perlu terus dikembangkan agar menjadi bagian dari inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan di MIN 5 Maluku Tengah.

“Kami berharap kegiatan literasi dan numerasi terus diperkuat sehingga guru mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif bersama tim inovasi Maluku,” pungkasnya.(TMN-01)