MIN 8 Malteng Perkuat Pendidikan Keagamaan, Literasi dan Karakter Siswa

oleh -3 views
0-0x0-0-0#

MALTENG,TikMalukuNews.com– Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Maluku Tengah terus memperkuat kualitas pendidikan melalui penerapan sejumlah program unggulan yang berfokus pada pengembangan keagamaan, peningkatan literasi, pengembangan bakat, serta pembentukan karakter peserta didik sejak dini.

Kepala MIN 8 Maluku Tengah, Nur Laila Lestaluhu, S.Pd.I., mengatakan, berbagai program tersebut dijalankan sejalan dengan standar pendidikan madrasah di lingkungan Kementerian Agama, dengan tujuan membentuk peserta didik yang memiliki pengetahuan agama, kemampuan akademik, serta karakter yang baik.

Menurutnya, salah satu program yang telah berjalan adalah pendidikan keagamaan melalui kegiatan tahfiz atau hafalan Al-Qur’an. Program ini diterapkan sejak peserta didik memasuki madrasah, dengan tahapan pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan dan jenjang kelas masing-masing.

Ia menjelaskan, pada tahap awal, siswa kelas I dan II diperkenalkan dengan huruf-huruf hijaiyah, mulai dari alif hingga ya. Pengenalan tersebut menjadi dasar bagi peserta didik untuk belajar membaca Al-Qur’an dan melanjutkan ke tahapan hafalan ayat-ayat pendek.

Selain program keagamaan, MIN 8 Maluku Tengah juga memberikan perhatian terhadap penguatan literasi dasar, khususnya kemampuan membaca dan menulis. Pembiasaan tersebut telah ditanamkan sejak kelas I dan II agar siswa memiliki kemampuan dasar yang kuat sebagai bekal mengikuti proses pembelajaran pada jenjang berikutnya.

Dalam pengembangan potensi peserta didik, pihak madrasah juga berupaya mengenali dan mengarahkan bakat serta minat siswa. Berbagai potensi mulai terlihat, baik dalam bidang menggambar, menghafal ayat-ayat pendek, maupun kegiatan olahraga seperti bermain bola.

Nur Laila mengakui, pengembangan bakat dan karakter membutuhkan dukungan tenaga pendidik sesuai bidang keahlian. Karena itu, keberadaan guru pendidikan jasmani dan olahraga (PJOK) dinilai penting untuk membantu mengembangkan kemampuan serta minat siswa secara lebih terarah.

Ia menambahkan, pembentukan karakter juga menjadi perhatian utama madrasah. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebiasaan positif mulai ditanamkan sejak kelas awal sehingga dapat menjadi bagian dari perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, MIN 8 Maluku Tengah mulai mendorong penguatan kemampuan teknologi informasi (IT) bagi tenaga pendidik sebagai bagian dari persiapan menghadapi perkembangan pendidikan digital. Para guru didorong untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Untuk mendukung upaya tersebut, madrasah melibatkan guru-guru yang memiliki kemampuan di bidang teknologi informasi, di antaranya Deni, Indah, dan Iwan, guna berbagi pengetahuan serta membantu meningkatkan keterampilan digital para tenaga pendidik.

Nur Laila berharap, dukungan seluruh guru dan tenaga kependidikan dapat terus memperkuat pelaksanaan program-program madrasah. Dengan pengembangan pendidikan keagamaan, literasi, bakat, karakter, dan kemampuan digital secara berkelanjutan, MIN 8 Maluku Tengah optimistis dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin berkualitas serta melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu mengikuti perkembangan zaman.(TMN-02)