MALTENG,TikMalukuNews.com– MTs Negeri 1 Maluku Tengah terus memperkuat kualitas pendidikan melalui Workshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang dipadukan dengan kegiatan penguatan moderasi beragama.
Program yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi bagian dari upaya madrasah menyiapkan guru yang profesional sekaligus membangun lingkungan pendidikan yang moderat dan berkualitas.
Kepala MTs Negeri 1 Maluku Tengah, La Amin, S.Pd., M.M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut terdiri atas dua agenda utama, yakni peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan serta penguatan moderasi beragama.
“Selama tiga hari kami melaksanakan dua kegiatan. Hari pertama difokuskan pada workshop peningkatan mutu tenaga pendidik dan kependidikan, sedangkan hari kedua membahas moderasi beragama,” ujarnya.
Menurut La Amin,
workshop difokuskan pada penyusunan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) yang menjadi dokumen wajib setiap madrasah. Kurikulum tersebut memuat visi, misi, tujuan, program pembelajaran hingga kebijakan pengembangan madrasah selama satu tahun.
Selain itu, para guru juga mendapatkan penguatan mengenai implementasi Kurikulum Merdeka yang mengacu pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503, termasuk penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam proses pembelajaran.
“Harapan kami, seluruh guru memiliki pemahaman yang sama bahwa penyusunan kurikulum tidak bisa dikerjakan oleh satu atau dua orang saja, tetapi harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan di madrasah,” jelasnya.
Workshop menghadirkan narasumber internal dan eksternal, salah satunya Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Ambon, Rina, S.Pd., M.Pd., yang memberikan materi mengenai implementasi Kurikulum Merdeka dan penyusunan perangkat pembelajaran.
Materi yang dibahas meliputi penyusunan Kurikulum Operasional Madrasah, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, penguatan pembelajaran intrakurikuler dan ekstrakurikuler, penyusunan administrasi pembelajaran, hingga pengesahan perangkat administrasi guru sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran selama satu tahun ajaran.
Selain meningkatkan kapasitas guru, MTs Negeri 1 Maluku Tengah juga memberikan perhatian serius terhadap penguatan moderasi beragama. Materi ini disampaikan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah.
La Amin menjelaskan, nilai-nilai moderasi beragama juga telah ditanamkan kepada peserta didik baru melalui kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya toleransi, hidup berdampingan dalam keberagaman, serta pencegahan terhadap paham radikalisme sejak dini.
“Melalui penguatan kompetensi guru dan penanaman nilai moderasi beragama, kami ingin membangun madrasah yang berkualitas, melahirkan peserta didik yang berkarakter, toleran, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat,” tutup La Amin.(TMN-01)
