AMBON,TikMalukuNews.com–
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Ambon melaksanakan ujian berbasis Android sebagai upaya meningkatkan kualitas serta transparansi sistem evaluasi pendidikan.
Pelaksanaan ujian ini menjadi bagian dari transformasi digital madrasah dalam menghadirkan proses ujian yang lebih modern dan akuntabel.
Sebanyak 373 siswa mengikuti ujian dengan memanfaatkan perangkat smartphone masing-masing melalui aplikasi Computer Based Test (CBT).
Dengan sistem ini, proses ujian berlangsung lebih praktis, efisien, serta ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan kertas.
Ujian madrasah secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon yang diwakili Ketua Pokjawas Madrasah Provinsi Maluku, ditandai dengan pemasangan tanda peserta kepada perwakilan siswa.
Pelaksanaan ujian yang dimulai pada 20 April 2026 ini dibagi ke dalam 15 ruang ujian, terdiri dari 14 ruang di MTsN Ambon dan 1 ruang di MTs filial Air Salobar.
Dari total peserta, tercatat 215 siswa perempuan dan 125 siswa laki-laki yang mengikuti ujian.
Pihak madrasah menyampaikan bahwa penerapan sistem ujian berbasis Android ini merupakan bagian dari pengembangan madrasah digital. Ujian madrasah juga menjadi salah satu penentu kelulusan siswa setelah menempuh proses pembelajaran.
Diharapkan seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan baik dan memperoleh hasil maksimal. Selain itu, hasil ujian ini diharapkan mampu menjadi tolok ukur perkembangan peserta didik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.













