Program LUTD, PLN Terangi 26 KK di Ambon

oleh -0 views

 

r9

AMBON, TikMalukuNews.com – Sebanyak 26 kepala keluarga (KK) di Kota Ambon kini dapat menikmati listrik secara mandiri setelah PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara melaksanakan penyalaan melalui program Light Up The Dream (LUTD), Rabu (4/3/).

Kegiatan yang dipusatkan di Dusun Taeno, Desa Rumah Tiga itu turut dihadiri Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penyalaan simbolis dilakukan di dua rumah warga penerima manfaat.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menjelaskan bahwa program LUTD merupakan gerakan sosial dari insan PLN yang secara gotong royong membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan sambungan listrik baru tanpa biaya.

“Hari ini di Kota Ambon ada 26 pelanggan yang kami nyalakan melalui program Light Up The Dream. Ini adalah bentuk kepedulian pegawai PLN agar masyarakat bisa menikmati listrik secara layak dan berkelanjutan,” ujar Noer.
Ia menambahkan, pada hari yang sama penyalaan juga dilakukan serentak di wilayah Maluku dan Maluku Utara dengan total 100 KK penerima manfaat. Secara keseluruhan, sejak program ini berjalan pada 2021, tercatat 2.326 pelanggan di Maluku dan Maluku Utara telah memperoleh sambungan listrik gratis.

Salah satu penerima manfaat merupakan ibu rumah tangga yang sehari-hari berjualan dan bertani sayur untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dengan adanya listrik, aktivitas ekonomi keluarga diharapkan menjadi lebih produktif.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam membantu masyarakat kurang mampu di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon dan 26 keluarga penerima manfaat, kami menyampaikan terima kasih kepada PLN. Bantuan ini sangat berarti karena kini warga dapat menikmati listrik secara mandiri di rumah mereka,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ambon akan terus memperkuat kolaborasi dengan PLN agar seluruh wilayah kota dapat teraliri listrik.

Menurutnya, program tersebut menjadi langkah nyata mewujudkan pemerataan akses energi, terlebih di momentum Ramadan yang membawa berkah bagi masyarakat.