MALTENG,TikMalukuNews.com– Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Maluku Tengah menggelar Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) sebagai langkah awal membentuk karakter peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027.
Kegiatan ini dirancang tidak sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai madrasah, moderasi beragama, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Kepala MIN 8 Maluku Tengah, Nurlela Lestaluhu, mengatakan pada tahun ajaran 2026/2027 madrasah menerima 78 siswa baru.
Jumlah tersebut melengkapi total peserta didik yang sebelumnya mencapai 88 siswa pada tahun ajaran 2025/2026.
Menurutnya, MATAMUDA menjadi tahapan penting bagi anak-anak yang baru lulus dari TK maupun PAUD agar mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar di madrasah.
“Tujuan MATAMUDA adalah membantu peserta didik baru mengenal lingkungan madrasah sekaligus mendapatkan pembinaan awal dari para guru agar mereka siap mengikuti proses pembelajaran,” ujar Nurlela.
Ia menjelaskan, selama pelaksanaan MATAMUDA para siswa mengikuti enam materi utama yang disusun untuk memperkuat karakter dan kesiapan belajar.
Materi tersebut meliputi kemadrasahan, nilai-nilai madrasah, madrasah sehat dan menyenangkan, moderasi beragama, implementasi Program ASRI dan ekoteologi, serta pemetaan talenta murid baru.
Nurlela menegaskan seluruh materi tidak berhenti pada kegiatan MATAMUDA semata, tetapi akan menjadi bagian dari pembinaan yang dilanjutkan oleh wali kelas selama proses belajar mengajar berlangsung.
“Harapan kami, seluruh materi yang diterima peserta didik dapat dipahami, diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan ditindaklanjuti oleh masing-masing wali kelas sehingga mampu membentuk karakter siswa yang berakhlak, disiplin, dan berprestasi,” katanya.
Ia optimistis pembinaan sejak hari pertama masuk sekolah akan menjadi fondasi penting bagi peserta didik untuk berkembang secara akademik maupun nonakademik selama menempuh pendidikan di MIN 8 Maluku Tengah.
Melalui MATAMUDA, MIN 8 Maluku Tengah menegaskan komitmennya menghadirkan lingkungan belajar yang ramah anak, aman, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter, sehingga mampu melahirkan generasi madrasah yang cerdas, religius, serta peduli terhadap lingkungan.(TMN-01)













