Ambon,TikMalukuNews.com-Di tengah dinamika internal Pemerintah Provinsi Maluku, Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, S.Sos., kembali menjadi sorotan publik setelah tetap turun langsung menemui masyarakat meski sejumlah agenda dinas berjalan tanpa kehadiran para Kepala Dinas terkait.
Berbeda dengan beberapa kunjungan kerja Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M, yang kerap didampingi sejumlah Kadis, langkah Vanath justru menarik perhatian karena ia memilih bergerak tanpa seremonial, tanpa “bamper”, dan tanpa rangkaian formalitas yang dianggap sebatas mencari perhatian. Publik menilai gaya turun lapangannya jauh lebih efisien dan berdampak dibandingkan kunjungan yang hanya menghabiskan anggaran tanpa hasil nyata.
Tetap Melayani Tanpa Kadis
Pantauan media ini, dalam kunjungan lapangan di salah satu kawasan pesisir, mantan Bupati SBT dua periode itu turun langsung berdialog dengan masyarakat, mendengarkan keluhan, memantau program bantuan, hingga memastikan pelayanan tidak terhambat oleh absennya pejabat dinas.
“Kalau kita menunggu semuanya sempurna, rakyat yang rugi. Saya tetap melayani, dengan atau tanpa kehadiran pejabat dinas,”
ujar Wagub Vanath, dikutip dari salah satu akun TikTok berinisial HR.
Bahkan tidak tanggung-tanggung dirinya menyebut, Pemerintah Provinsi Maluku aneh, karena kadis hanya berbondong hadir kalau ada kunjungan Gubernur, tapi sebagai orang yang berpengalaman pimpinan daerah menggap itu hal yang biasa.
Sikapnya yang santai menghadapi absennya pejabat tertentu membuat warganet ramai memberikan apresiasi. Banyak yang menilai Vanath sebagai contoh pemimpin yang tidak mudah tersinggung, tidak bergantung pada seremonial birokrasi, tetap fokus pada pelayanan dan tidak mau dipuji-puji yang berlebihan , tapi hanya jalankan amanat yang dipercayakan rakyat .
Yang lebih menakjubkan , sejumlah foto-foto kunjungan Wagub Vanath pun mendadak viral di media sosial. Banyak komentar yang menyebut bahwa “Maluku membutuhkan lebih banyak pemimpin seperti ini- bekerja tanpa drama, dekat dengan rakyat, dan tidak menunggu formalitas.”
Warga di lokasi kunjungan juga menyambut hangat kehadirannya. Mereka menilai sosok Vanath tetap rendah hati meski berada pada jabatan tinggi di tingkat provinsi.
Dinilai Cerminkan Kepemimpinan Aktif & Responsif
Pengamat lokal dan masyarakat menilai kehadiran langsung Wagub sebagai bentuk kepemimpinan yang aktif, responsif, dan tidak terjebak pada persoalan internal Pemprov.
Meskipun bukan pengambil keputusan tertinggi, apa yang dilakukan Vanath dinilai menjadi gambaran kinerja nyata Pemerintah Provinsi Maluku di mata publik.
Sebagai tokoh sentral dari Kabupaten Seram Bagian Timur, pengalaman Vanath sebagai Bupati dua periode dinilai menjadi modal kuat dalam memahami seluk-beluk pemerintahan dan kebutuhan masyarakat hingga ke akar rumput.
Dengan langkah kerja yang terus konsisten, Wagub Abdullah Vanath kembali menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah memastikan pelayanan publik tetap berjalan cepat, nyata, dan langsung menyentuh masyarakat, meski berbagai dinamika administrasi masih bergulir di lingkup Pemprov Maluku.(TMN-01)













