UPP Tulehu Pastikan Kesiapan Pelabuhan Hadapi Angleb 2026

oleh -0 views
banner 468x60

TULEHU,TikMalukuNews.com-Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Tulehu memastikan kesiapan pelabuhan dalam menghadapi Angkutan Lebaran (Angleb) 2026.

Sejumlah persiapan dilakukan, mulai dari pengecekan armada, pembentukan posko, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna menjamin kelancaran dan keamanan arus mudik melalui jalur laut.

banner 336x280

PLt Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Tulehu, Mira Kaimudin, mengatakan bahwa kesiapan utama saat ini difokuskan pada armada kapal yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Tulehu. Untuk operator yang melayani rute dari Pelabuhan Tulehu saat ini adalah PT Dharma Indah,

sementara di Pos Liang terdapat operator penyeberangan lain yakni ASDP dan Pancakarya.

Menurutnya, saat ini armada kapal masih menjalani pemeriksaan melalui uji petik guna memastikan kelayakan operasional menjelang Angkutan Lebaran 2026. Hasil pemeriksaan tersebut masih ditunggu sehingga jumlah pasti kapal yang siap beroperasi saat Angleb nanti belum dapat dipastikan.

“Saat ini kapal dari PT Dharma Indah yang melayani Pelabuhan Tulehu berjumlah sekitar lima unit. Kapal-kapal tersebut beroperasi secara bergantian melayani rute Tulehu–Amahai dan Tulehu–Saparua, serta sebaliknya,” jelas Mira.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi nasional yang dilaksanakan secara daring, masa operasional Posko Angkutan Lebaran ditetapkan mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

Posko tersebut akan melibatkan unsur internal pelabuhan maupun berbagai stakeholder terkait.

Dalam waktu dekat, pihak UPP Tulehu juga akan menggelar rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan kesiapan bersama dalam menghadapi lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran.

Sementara rapat internal akan lebih dulu dilakukan untuk membahas kesiapan operasional di lingkungan pelabuhan.

Terkait armada tambahan, Mira menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada penambahan kapal karena armada yang beroperasi setiap hari masih dinilai mencukupi. Namun demikian, pihak pelabuhan tetap menyiapkan satu kapal negara sebagai cadangan yang siap digunakan apabila terjadi lonjakan penumpang.

“Kami menyiagakan kapal negara yang berpangkalan di Tual untuk membantu jika terjadi lonjakan penumpang, seperti yang juga dilakukan pada periode angkutan sebelumnya,” katanya.

Selain itu, lima kapal yang saat ini beroperasi juga dapat difungsikan sebagai kapal cadangan. Pada periode puncak arus mudik, khususnya H-3 hingga H-2 Lebaran, dimungkinkan dua armada berlayar dalam satu waktu guna mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang.

UPP Tulehu juga mengimbau seluruh pengguna jasa pelabuhan untuk tetap menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku selama perjalanan. Hal ini dilakukan agar pelayaran berlangsung aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.

“Kami berharap seluruh pengguna jasa dapat tertib dan mengikuti aturan yang ada sehingga perjalanan laut dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Mira.

 

Selain pelayanan penyeberangan reguler, pemerintah juga merencanakan program mudik gratis melalui Pelabuhan Tulehu. Saat ini baru ditetapkan rute pelayarannya, yakni Tulehu–Amahai dan Tulehu–Banda, sementara jadwal pelaksanaan dan kuota penumpang masih menunggu informasi lebih lanjut.
Dalam hal pengawasan dan pengamanan, UPP Tulehu juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk pihak kepolisian serta tim SAR. Kerja sama tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan di area pelabuhan maupun di atas kapal selama masa Angkutan Lebaran.

Pihak pelabuhan juga menegaskan bahwa penjualan tiket akan disesuaikan dengan kapasitas kapal serta tempat duduk yang tersedia. Dengan demikian, setiap penumpang diharapkan memiliki tiket resmi sesuai kapasitas yang telah ditetapkan demi keselamatan dan kenyamanan bersama selama pelayaran.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.