2026, MTs Negeri Ambon Genjot Pendidikan Berbasis Digital dan Kurikulum Cinta

oleh -5 views

AMBON,TikMalukuNews.com- Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Ambon terus menggenjot peningkatan mutu pendidikan berbasis digital yang dipadukan dengan penerapan Kurikulum Cinta sebagaimana dicanangkan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

Meski pembelajaran berbasis digital telah mulai diterapkan sejak 2025 lalu, pada tahun 2026 program tersebut akan diperkuat dan dimaksimalkan di seluruh lini pelayanan pendidikan madrasah.


Kepala MTs Negeri Ambon, Riyadi Kamis, kepada media ini, Senin (5/1), mengatakan bahwa tahun 2026 masih berada dalam tahun pelajaran 2025–2026 semester genap, namun telah disiapkan sejumlah agenda prioritas.

 

“Fokus kami di tahun 2026 adalah penguatan digitalisasi pembelajaran, evaluasi program tahun sebelumnya, serta penyesuaian agenda agar benar-benar berdampak pada peningkatan layanan pendidikan di madrasah,” ujar Riyadi.

Ia menjelaskan, MTs Negeri Ambon juga telah menyelesaikan tahapan Zona Integritas sesuai jadwal, serta berkomitmen melakukan perbaikan dan pembenahan sarana pendukung pembelajaran.

“Kami akan menelaah kembali seluruh laporan kegiatan tahun 2025 untuk disesuaikan dengan kebutuhan 2026, baik yang didanai melalui DIPA maupun non-anggaran, agar semua kegiatan tepat sasaran,” jelasnya.

Menurut Riyadi, dalam waktu dekat pihak madrasah akan menggelar rapat awal tahun guna mengevaluasi program sebelumnya dan membahas rencana kerja serta anggaran tahun 2026, dengan melibatkan masukan dari para guru dan tenaga kependidikan.

“Kegiatan peningkatan mutu seperti workshop dan pengembangan kompetensi guru serta tenaga kependidikan tetap berjalan, namun dengan progres yang berkelanjutan,” tambahnya.

Dari sisi fasilitas, Riyadi menyebutkan bahwa kesiapan sarana pendukung pembelajaran digital saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Namun masih terdapat beberapa kebutuhan yang perlu dilengkapi, seperti perangkat pendukung pembelajaran digital dan multimedia.

Selain itu, digitalisasi perpustakaan juga terus dilakukan dan telah mencapai lebih dari 60 persen.

“Kami juga akan menambah fasilitas komputer di perpustakaan agar siswa tidak hanya mengakses buku fisik, tetapi juga buku digital. Ini diharapkan dapat meningkatkan minat kunjung siswa ke perpustakaan,” ungkapnya.

Dengan penguatan digitalisasi dan penerapan Kurikulum Cinta, MTs Negeri Ambon optimistis dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih modern, humanis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pembelajaran di tahun 2026.(TM-01)