MALTENG, TikMalukuNews.com – Sebanyak 92 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Maluku Tengah (Malteng) mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis.
Pelaksanaan TKA tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus memberikan gambaran capaian belajar yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Kepala MAN 1 Malteng, Kusnadi Hi. Umar, mengatakan pihak madrasah telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar, mulai dari penyediaan perangkat komputer hingga pengaturan ruang ujian dan pembagian sesi.
Menurutnya, sebanyak 30 perangkat komputer disiapkan untuk mendukung pelaksanaan ujian yang berlangsung dalam dua ruang dengan pembagian tiga sesi setiap hari. Selain perangkat milik madrasah, dukungan tambahan juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan teknis pelaksanaan.
“Pelaksanaan TKA berlangsung selama empat hari. Kami menyiapkan perangkat dan ruang ujian agar seluruh peserta dapat mengikuti tes dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA tidak menghentikan aktivitas pembelajaran bagi siswa lainnya. Proses belajar mengajar tetap berjalan, sementara guru-guru menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan jadwal dan kebutuhan pelaksanaan tes.
Kusnadi menegaskan, meskipun TKA bukan menjadi penentu kelulusan siswa, hasilnya tetap memiliki manfaat penting bagi masa depan pendidikan mereka. Nilai TKA dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, bersama dengan komponen penilaian lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak menganggap remeh pelaksanaan TKA hanya karena hasilnya tidak menentukan kelulusan secara langsung.
“Jangan menganggap karena TKA bukan penentu kelulusan, lalu mengikutinya dengan seenaknya. Keseriusan dalam mengerjakan soal sangat penting karena hasilnya dapat bermanfaat bagi kelanjutan pendidikan siswa,” tegasnya.
Dari sisi pengawasan, madrasah juga menerapkan pengaturan yang mendukung objektivitas pelaksanaan ujian. Pengawas dari sekolah atau madrasah lain ditugaskan sesuai penetapan melalui aplikasi, sedangkan guru di lingkungan madrasah tidak dilibatkan sebagai pengawas bagi peserta didiknya sendiri.
Pada pelaksanaan hari pertama, sesi kedua dan sesi ketiga dilaporkan berlangsung lancar berdasarkan pemantauan serta laporan teknisi dan pengawas. Pihak madrasah berharap kondisi tersebut dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian TKA berakhir.
Kusnadi berharap 92 siswa MAN 1 Malteng dapat mengikuti TKA dengan sungguh-sungguh, menjunjung kejujuran, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan akademik terbaik mereka sebagai bekal meraih peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.(TMN-01)
