AMBON, TikMalukuNews.com – SMA Negeri 3 Ambon terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan prestasi akademik dan nonakademik siswa. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2026 yang diikuti 302 siswa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 3 Ambon, Yosina Hetharion, S.Pd., mengatakan pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari untuk memastikan para siswa siap mengikuti TKA dan Asesmen Nasional.
Persiapan tersebut dilakukan melalui kegiatan pemantapan yang terintegrasi dalam proses pembelajaran. Selain penyampaian materi, para guru juga memberikan latihan soal untuk memperkuat pemahaman siswa, khususnya pada aspek literasi dan numerasi.
“Para guru sudah menyiapkan jauh-jauh hari melalui kegiatan pemantapan dalam proses pembelajaran. Selain materi yang diberikan kepada murid, juga ada soal-soal latihan, baik secara literasi maupun numerasi, untuk memperkaya pemahaman mereka dalam persiapan TKA dan Asesmen Nasional,” ujar Hetharion.
Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA dan Asesmen Nasional di SMA Negeri 3 Ambon diikuti sebanyak 302 siswa dengan mekanisme tiga sesi dalam dua gelombang. Sekolah juga menyiapkan 150 perangkat komputer guna mendukung kelancaran pelaksanaan ujian.
Menurutnya, seluruh tahapan pelaksanaan TKA tetap mengacu pada ketentuan dan tata cara yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini penting agar pelaksanaan asesmen berlangsung tertib sekaligus memberikan hasil yang dapat menjadi bahan evaluasi pendidikan.
Hetharion menegaskan, pelaksanaan TKA bukan sekadar mengukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang berkualitas.
Ia berharap SMA Negeri 3 Ambon dapat terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari tindakan perundungan atau bullying.
“Harapan saya, SMA Negeri 3 Ambon tetap menjadi lembaga pendidikan yang aman, nyaman, bebas dari perundungan dan bullying. Lebih dari itu, kami ingin meningkatkan mutu pendidikan, bukan saja dari prestasi akademik, tetapi juga nonakademik,” tegasnya.
Sementara itu, Operator SMA Negeri 3 Ambon, Arnol Yosep, mengatakan dukungan sarana dan prasarana turut disiapkan untuk menunjang pelaksanaan asesmen berbasis komputer.
Ia menjelaskan, pada ruang pertama digunakan 25 unit komputer dengan dua perangkat cadangan, sedangkan ruang kedua menggunakan 30 unit komputer dengan empat perangkat cadangan.
Untuk mendukung konektivitas internet, sekolah menggunakan layanan internet Starlink. Yosep menyebutkan, selama pelaksanaan ujian, akses internet dan pasokan listrik berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Untuk penggunaan perangkat komputer tidak ada masalah. Saat pembukaan dan pelaksanaan ujian, semuanya berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Meski demikian, pihak sekolah masih belum memiliki genset sebagai sumber listrik cadangan. Kendati begitu, kondisi listrik selama pelaksanaan TKA dan Asesmen Nasional sejauh ini tetap aman.
Melalui pelaksanaan TKA 2026, SMA Negeri 3 Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat potensi siswa, serta melahirkan generasi yang berprestasi dan mampu bersaing, baik di bidang akademik maupun nonakademik, demi kemajuan pendidikan di Maluku.(TMN-01)
