Blok Masela Berpotensi Tingkatkan Layanan Pelayaran, PELNI Ambon Tunggu Keputusan Pusat

oleh -2 views
banner 468x60

AMBON,TikMalukuNews.com – Proyek Strategis Nasional (PSN) Gas Blok Masela diperkirakan akan mendorong peningkatan mobilitas penumpang maupun distribusi logistik di wilayah Maluku. PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Ambon pun mulai memetakan potensi peningkatan layanan pelayaran, meski keputusan penambahan kapal maupun frekuensi pelayaran masih menunggu evaluasi dan kebijakan manajemen pusat.

 

banner 336x280

Kepala Cabang PT PELNI (Persero) Ambon, Ridwan Mandaliko, S.E., mengatakan saat ini PELNI Ambon melayani sekitar 11 hingga 12 kapal yang beroperasi pada rute wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia. Untuk kawasan yang berkaitan dengan pengembangan Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) PELNI telah mengoperasikan sejumlah kapal secara rutin.

“Kalau untuk saat ini, pelayanan ke wilayah tersebut sudah ada. Kapal yang melayani antara lain KM Pangrango, KM Sangiang, KM Leuser, serta kapal perintis Sabuk Nusantara 104. Namun frekuensi pelayarannya memang belum terlalu sering karena mengikuti pola rute masing-masing kapal,” kata Ridwan.

Menurutnya, perkembangan proyek Gas Blok Masela berpotensi meningkatkan kebutuhan transportasi laut, baik untuk masyarakat maupun aktivitas distribusi barang. Namun, hingga kini peningkatan tersebut belum terlihat signifikan karena proyek masih berada pada tahap awal pengembangan.

Ridwan menjelaskan, PELNI Cabang Ambon akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyampaikan laporan kepada kantor pusat apabila terjadi peningkatan permintaan angkutan penumpang maupun logistik.

“Kalau nanti animo masyarakat atau mobilisasi barang dan penumpang meningkat, tentu kami akan menyampaikan evaluasi kepada manajemen pusat. Selanjutnya pusat akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengkaji kemungkinan penambahan kapal ataupun peningkatan frekuensi pelayaran,” ujarnya.

Ia menegaskan, kewenangan penambahan armada maupun pembukaan rute baru sepenuhnya berada di tangan manajemen pusat setelah melalui kajian menyeluruh, termasuk survei lapangan, tingkat kunjungan kapal, jumlah penumpang, volume muatan, hingga aspek keekonomian.

Selain penambahan kapal, peningkatan aktivitas akibat pengembangan Blok Masela juga dinilai dapat berdampak pada peningkatan status pelayanan di sejumlah pelabuhan apabila volume penumpang dan barang terus bertambah.

“Semuanya akan dinilai berdasarkan perkembangan di lapangan. Kalau aktivitasnya meningkat, tentu akan menjadi bahan evaluasi pusat untuk menentukan langkah-langkah pengembangan layanan ke depan,” jelasnya.

Ridwan menambahkan, PELNI berkomitmen mendukung pengembangan kawasan strategis nasional, termasuk Blok Masela, dengan memastikan konektivitas antarpulau tetap terjaga serta siap menyesuaikan layanan sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan ekonomi di Maluku.(TMN-01)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.