AMBON, TikMalukuNews.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama SMA Negeri 13 Ambon memperkuat ketahanan keluarga sebagai langkah strategis dalam mencegah penyebaran paham terorisme di kalangan generasi muda khususnya siswa SMAN 13 Ambon.
Upaya tersebut dilakukan melalui rencana kegiatan bertajuk “Keluarga Tangguh, Generasi Utuh”, dengan tema pendampingan psikologi dalam memperkuat ketahanan keluarga untuk menangkal paham terorisme melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Maluku.
Kepala SMA Negeri 13 Ambon, Soleman Ahmad, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BNPT terkait pelaksanaan program tersebut. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah menggelar pertemuan secara daring (Zoom) bersama orang tua siswa dan pihak BNPT.
Menurut Soleman, keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam upaya membangun ketahanan keluarga, sekaligus membentengi siswa dari pengaruh paham radikalisme dan terorisme.
“BNPT sudah melakukan Zoom bersama kami. Saya juga telah meminta sekitar 38 orang tua siswa untuk mengikuti pertemuan secara daring bersama pihak BNPT. Hal ini penting karena pencegahan paham terorisme harus dimulai dari lingkungan keluarga,” ungkap Soleman.
Ia menjelaskan, pihak sekolah juga telah menyampaikan sosialisasi dan imbauan kepada para siswa mengenai pentingnya memahami bahaya paham terorisme serta menjaga diri dari pengaruh ideologi yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.
Soleman berharap, melalui kegiatan tersebut, orang tua dan siswa dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya membangun lingkungan keluarga yang harmonis, aman, dan mampu menjadi benteng terhadap masuknya paham-paham negatif.
Ke depan, setelah pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) selesai, pihak sekolah berencana kembali mengundang pihak-pihak terkait untuk memberikan sosialisasi lebih lanjut kepada para siswa.
“Kami berharap setelah TKA selesai, pihak terkait dapat kembali hadir untuk memberikan sosialisasi kepada siswa. Dengan begitu, pemahaman tentang pencegahan terorisme dapat terus diperkuat, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga,” tutupnya.(TMN-01)












