AMBON,TikMalukuNews.com– Bupati Maluku Tenggara (Malra), Muhammad Thaher Hanubun, menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi wadah strategis dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing di masa depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri pembukaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung meriah di Kota Ambon. Kegiatan itu dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, para kepala daerah se-Maluku, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta kafilah dari 11 kabupaten dan kota.
Menurut Thaher Hanubun, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an harus menjadi fondasi dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, MTQ memiliki peran penting dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul.
“MTQ merupakan sarana pembinaan generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah modal penting untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berintegritas,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pembinaan generasi Qurani, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mengirimkan 110 orang yang terdiri dari 43 peserta dan 67 ofisial untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku.
Kafilah Maluku Tenggara dipimpin Ketua Kafilah Raudah Bin Arif Hanoeboen bersama Ketua LPTQ Kabupaten Maluku Tenggara, Rasyid.
Bupati berharap seluruh peserta dari Maluku Tenggara dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan. Ia menilai keberhasilan MTQ tidak semata diukur dari raihan juara, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu memperkuat syiar Islam dan membentuk karakter generasi muda.
Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan bahwa MTQ merupakan media untuk menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurutnya, Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam membangun peradaban yang berlandaskan kasih sayang, kejujuran, keadilan, persaudaraan, serta semangat kemajuan.
Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qurani yang Harmonis dan Berbudaya”, MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung pada 22 hingga 28 Juni 2026 di Kota Ambon diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang berkualitas, memperkuat persaudaraan antardaerah, serta berkontribusi bagi pembangunan Maluku dan kemajuan bangsa Indonesia.
“MTQ merupakan sarana pembinaan generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah modal penting untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berintegritas.”tutupnya.(TMN-01)














