Bupati Malra Soroti Pentingnya Pengenalan Ibu Kota Kabupaten

oleh -5 views

JAKARTA, TikMalukuNews.com – Bupati Maluku Tenggara (Malra), M. Thaher Hanubun, menyoroti pentingnya ketepatan dalam mengenali dan menyebut wilayah administratif, khususnya ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara, Langgur.

Menurut Thaher, kekeliruan dalam penyebutan wilayah bukan sekadar persoalan nama, tetapi dapat memengaruhi pemahaman publik, koordinasi antarlembaga hingga perencanaan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Thaher dalam Dialog Strategis Nasional 2026 yang digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara di Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid, Jakarta, Kamis (15/1).

Dalam forum bertema “Ekonomi Biru Indonesia: Menjembatani Kebijakan Nasional dengan Implementasi Daerah”, Thaher mengungkapkan masih adanya penyebutan Kota Langgur sebagai Kota Tual. Padahal, keduanya merupakan wilayah administratif yang berbeda.

“Ini bukan sekadar soal nama. Ketika Kota Langgur dan Kota Tual terus disamakan, dampaknya nyata. Pemahaman publik keliru, koordinasi terganggu, bahkan kebijakan bisa meleset,” ujar Thaher dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (19/1).

Ia menegaskan, pelurusan informasi mengenai wilayah administratif bukan untuk mengesampingkan Kota Tual, melainkan memastikan identitas dan posisi masing-masing daerah dipahami secara tepat.

Thaher berharap media turut berperan dalam menyampaikan informasi geografis dan administratif secara akurat. Menurutnya, ketepatan informasi penting untuk mendukung koordinasi, perencanaan, serta pembangunan daerah yang berbasis data.

Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, mengatakan media memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman publik mengenai suatu daerah. Karena itu, akurasi informasi dan kolaborasi media nasional maupun daerah perlu terus diperkuat.