Capaian Nilai TKA SMA PGRI Ambon Dekati Nilai Standar Nasional

oleh -5 views

Ambon, TikMalukuNews.com – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA tahun 2025 menunjukkan capaian standar nasional yang bervariasi di berbagai sekolah. Meski demikian, SMA PGRI Ambon mencatatkan hasil yang cukup menggembirakan karena nilai TKA siswanya berada mendekati rata-rata nasional.

Kepala SMA PGRI Ambon, Laurens Makatipu, S.Pd., M.Pd., kepada media ini, Rabu (8/1), mengatakan bahwa hasil TKA yang telah diterima sekolah menunjukkan gambaran positif bagi SMA PGRI Ambon.

Menurutnya, secara umum capaian nilai siswa berada pada kisaran mendekati rata-rata nasional, bahkan pada beberapa mata pelajaran menunjukkan hasil yang cukup baik.

“Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, penyebaran nilainya cukup ke atas. Dari sekitar 110 peserta, kurang lebih 80 siswa berada pada kategori baik dan istimewa,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan mata pelajaran pilihan, capaian nilai siswa tersebar pada kategori istimewa, baik, memadai, hingga kurang. Adapun mata pelajaran yang masih berada di bawah rata-rata nasional adalah Matematika.

Laurens menjelaskan, pelaksanaan TKA tahun 2025 merupakan pengalaman pertama setelah sekian lama tidak adanya tes akademik berskala nasional bagi seluruh siswa kelas XII.

Hal tersebut, menurutnya, turut memengaruhi kesiapan siswa, baik dari sisi akademik maupun mental.

“Selama ini siswa tidak terbiasa menghadapi tes nasional seperti ini, sehingga kesiapan mental mereka masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam TKA terdapat tiga mata pelajaran utama, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, serta dua mata pelajaran pilihan yang dipilih siswa sesuai dengan mata pelajaran yang diikuti di kelas.

Meski demikian, Laurens menilai capaian SMA PGRI Ambon sudah cukup baik mengingat kategori sekolah dan kondisi yang ada. Ia berharap ke depan capaian tersebut dapat ditingkatkan hingga berada di atas rata-rata nasional.

“Kami belum menerima data perbandingan secara detail di tingkat kota, provinsi, maupun nasional. Namun, dengan capaian mendekati rata-rata nasional ini, kami sudah cukup bersyukur,” katanya.

Ke depan, pihak sekolah akan melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi guru maupun siswa, untuk menghadapi TKA pada tahun ajaran berikutnya.

Sosialisasi sejak dini dan peningkatan kualitas pembelajaran akan menjadi fokus utama agar siswa lebih siap secara akademik dan mental menghadapi Tes Kemampuan Akademik berskala nasional.(TM-01)