Delapan Kabupaten Maluku–Malut Resmi Teken Hibah Tanah untuk Perum Bulog

oleh -0 views
banner 468x60

Ambon,TikMalukuNews.com– Mendukung stabilitas dan ketahanan pangan nasional, delapan kabupaten di Provinsi Maluku dan Maluku Utara (Malut) resmi menandatangani perjanjian hibah tanah untuk pembangunan infrastruktur pergudangan bersama Perum Bulog.


Penandatanganan berlangsung di Lantai 7 Hotel Santika Premiere Ambon, Rabu (4/4/2026), dipimpin langsung oleh Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto.

banner 336x280

Adapun delapan kabupaten tersebut yakni dari Provinsi Maluku: Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan Kabupaten Kepulauan Aru. Sementara dari Provinsi Maluku Utara meliputi Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, dan Kabupaten Pulau Morotai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach, Wakil Bupati Buru Selatan Gerson Eliaser Selsily, Wakil Bupati Kepulauan Aru Muhammad Djumpa, Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin, Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane, Sekda Halmahera Tengah Bahri Sudirman, Sekda Kepulauan Sula Mukhlis Soamole, serta Asisten I Setda Halmahera Timur Nasrus Konoras.

Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto, dalam sambutannya menegaskan bahwa hibah tanah ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur pascapanen yang menjadi arahan langsung Presiden.

“Secara ringkas, tugas Bulog mencakup tiga aspek utama, yakni menjamin ketersediaan pangan pokok seperti beras dan jagung, memastikan keterjangkauan harga, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Sudarsono.


Ia menjelaskan, tidak semua daerah merupakan wilayah produsen pangan. Karena itu, keberadaan gudang dan fasilitas pendukung menjadi penting untuk menjamin ketersediaan sepanjang tahun, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku dan Maluku Utara.

Menurutnya, Presiden telah mengarahkan agar pada 2026 Bulog membangun 100 infrastruktur pascapanen di berbagai daerah, meliputi dryer jagung, dryer padi, penggilingan padi, serta gudang penyimpanan beras.

“Untuk daerah produsen, kita bangun fasilitas lengkap agar hasil panen bisa langsung diserap, diproses, dan disimpan. Sementara untuk daerah terluar dan terpencil, kita fokus membangun gudang agar ketersediaan beras tetap terjaga sepanjang tahun,” katanya.

MBD Siapkan Lahan 12.710 Meter Persegi
Salah satu lokasi hibah berada di Desa Wainono, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, dengan luas lahan mencapai 12.710 meter persegi.

Bulog menyatakan akan segera menindaklanjuti proses pembangunan setelah seluruh administrasi dan pertimbangan teknis dari Kementerian Pertanian dinyatakan lengkap.

“Kami akan melihat kebutuhan riil berdasarkan data penyaluran dua hingga tiga tahun terakhir, jumlah penduduk, serta potensi produksi. Kapasitas gudang bisa 1.000 ton, 2.000 ton, bahkan 3.500 ton, tergantung hasil kajian teknis,” jelas Sudarsono.

Ia juga meminta dukungan penuh dari pemerintah daerah dan DPRD agar proses hibah dan pembangunan tidak menemui kendala administratif di kemudian hari.

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah Kepulauan
Sudarsono menekankan bahwa wilayah Maluku dan Maluku Utara memiliki tantangan geografis tersendiri, terutama terkait distribusi akibat faktor cuaca dan musim angin.

“Dengan adanya gudang di daerah masing-masing, kita ingin.cmemastikan masyarakat tetap mendapatkan pasokan beras sepanjang tahun, tanpa tergantung sepenuhnya pada pengiriman dari luar daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Malut Jefry Tanase, menyatakan kesiapan jaja
Vrannya untuk mengawal percepatan proses administrasi dan koordinasi teknis di lapangan.

Penandatanganan hibah tanah ini menjadi langkah strategis memperkuat ketahanan pangan di kawasan timur Indonesia sekaligus memastikan stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga di wilayah kepulauan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.