AMBON,TikMalukuNews.com – SD Al Fatah 2 Ambon terus menunjukkan perkembangan positif di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Rizal Salasa. Berbagai pembenahan yang dilakukan, mulai dari peningkatan infrastruktur, penguatan layanan pendidikan, hingga penerapan kebijakan strategis, berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah tersebut.
Rizal Salasa mengungkapkan, saat pertama kali memimpin SD Al Fatah 2 Ambon, jumlah peserta didik berada di kisaran 260 siswa. Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, jumlah tersebut meningkat menjadi lebih dari 280 siswa, seiring dengan berbagai perubahan yang dilakukan di lingkungan sekolah.
Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan sebuah sekolah adalah tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya. Hal itu terlihat pada proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang mengalami lonjakan pendaftar di luar perkiraan.
“Kami hanya mengusulkan pembukaan dua rombongan belajar sesuai kapasitas ruang kelas yang tersedia. Namun, dalam waktu satu minggu sejak pendaftaran dibuka, jumlah calon siswa sudah hampir mencapai 100 orang,” ujarnya.
Melihat tingginya animo masyarakat, pihak sekolah kemudian membatasi jumlah pendaftar dan mengarahkan sebagian calon peserta didik ke sekolah lain agar pemerataan penerimaan siswa tetap terjaga.
Sebagai sekolah swasta di bawah Yayasan Al Fatah, SD Al Fatah 2 Ambon juga menerapkan sejumlah persyaratan administrasi bagi calon siswa baru, termasuk penyelesaian biaya administrasi serta pengadaan seragam khas sekolah.
Untuk memastikan keseriusan calon peserta didik, sekolah menetapkan kebijakan bahwa calon siswa yang lebih dahulu menyelesaikan administrasi sesuai ketentuan akan diprioritaskan mengisi kuota yang tersedia.
“Kami tidak menyangka, dalam waktu kurang dari dua minggu seluruh kuota sudah terpenuhi dan seluruh administrasi telah diselesaikan 100 persen. Ini menjadi indikator kuat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap SD Al Fatah 2 Ambon semakin meningkat,” kata Rizal.
Ia menyebut, capaian tersebut merupakan yang pertama kali terjadi di SD Al Fatah 2 Ambon. Bahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, sekolah ini menjadi yang tercepat menyelesaikan proses administrasi penerimaan siswa baru di lingkungan Yayasan Al Fatah.
Pada Tahun Pelajaran 2026/2027, sekolah menerima sekitar 60 siswa baru yang terbagi dalam dua rombongan belajar. Meski regulasi memungkinkan satu kelas diisi hingga 40 siswa, pihak sekolah memilih membatasi jumlah siswa sekitar 30 orang per kelas.
Menurut Rizal, kebijakan tersebut diambil agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif dan setiap peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang optimal sesuai dengan kapasitas ruang belajar dan fasilitas yang dimiliki sekolah.
“Kami tidak mengejar jumlah siswa atau besarnya dana BOS. Yang kami utamakan adalah memberikan layanan pendidikan yang berkualitas sehingga mampu melahirkan peserta didik yang berprestasi dan berkarakter,” tegasnya.
Ia berharap kepercayaan masyarakat yang terus meningkat menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan di SD Al Fatah 2 Ambon.
(TMN-01)














