AMBON, TikaMalukuNews.com – Era kepemimpinan Hj. Zakiyah Dwi Saputri, S.Pd. di SMA Negeri 11 Ambon ditandai dengan langkah cepat memperkuat mutu pendidikan dan prestasi siswa. Pengembangan prestasi akademik dan nonakademik menjadi prioritas untuk mendorong peserta didik semakin kompetitif hingga ke tingkat provinsi maupun nasional.
Zakiyah yang mulai menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 11 Ambon pada 7 Agustus 2026, langsung melakukan evaluasi internal bersama staf dan dewan guru. Didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Nelpa Rumonin, S.Pd., evaluasi tersebut dilakukan untuk memetakan potensi siswa sekaligus menetapkan program prioritas yang akan dikembangkan sekolah.
Di bawah kepemimpinan Saputri, sekolah tidak hanya mempertahankan program yang telah berjalan, tetapi juga memperkuat pembinaan sesuai minat dan bakat siswa. Bidang olahraga, seni, kreativitas, kepemimpinan hingga kompetisi akademik menjadi bagian dari strategi sekolah membangun budaya prestasi.
“Era kepemimpinan baru ini harus menjadi momentum untuk memperkuat prestasi siswa. Setiap potensi harus mendapat ruang untuk berkembang dan dibina secara maksimal. Kami ingin siswa SMAN 11 Ambon tidak hanya berprestasi di tingkat sekolah, tetapi mampu tampil dan bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” tegas pihak sekolah kepada awak media, Senin (14/9).
Pada bidang nonakademik, olahraga menjadi salah satu kekuatan yang terus dikembangkan. Tim futsal SMAN 11 Ambon sebelumnya berhasil meraih juara pertama, sedangkan cabang karate juga menjadi salah satu unggulan yang telah membawa siswa berkompetisi hingga tingkat nasional.
Penguatan juga dilakukan pada bidang akademik. Sekolah mempersiapkan siswa menghadapi berbagai kompetisi, mulai dari olimpiade sains, debat, hingga lomba bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Pembinaan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri siswa dalam menghadapi kompetisi pada level yang lebih tinggi.
Tak hanya mengejar prestasi melalui kompetisi, sekolah juga menyiapkan ruang bagi pengembangan kreativitas siswa. Sejumlah agenda telah dipersiapkan, seperti fashion show dalam rangka memperingati Hari Batik, kegiatan pengembangan karier yang direncanakan pada Oktober, serta Bulan Bahasa sebagai wadah bagi siswa menampilkan kemampuan dan kreativitas.
Penguatan kualitas pembelajaran juga berjalan beriringan dengan pengembangan prestasi. SMA Negeri 11 Ambon mendorong pemanfaatan teknologi melalui pembelajaran dan evaluasi berbasis digital, termasuk pelaksanaan Sumatif Tengah Semester secara daring bagi siswa kelas XI sebagai bagian dari program revitalisasi sekolah.
Kepemimpinan Saputri juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antara manajemen sekolah, guru dan siswa dalam membangun budaya belajar serta budaya berprestasi. Program pembinaan akan terus dievaluasi dan dikembangkan agar potensi peserta didik dapat diarahkan secara lebih terukur dan berkelanjutan.
Dengan semangat kepemimpinan baru, SMAN 11 Ambon menargetkan peningkatan prestasi secara menyeluruh. Bukan hanya mempertahankan capaian yang telah diraih, sekolah kini mendorong lahirnya lebih banyak prestasi akademik dan nonakademik yang mampu membawa nama SMAN 11 Ambon ke panggung provinsi hingga nasional.














