AMBON,TiMalukuNews.com– Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi melepas 587 Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Maluku untuk menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci.
Prosesi pelepasan berlangsung di Asrama Haji Kelas II Ambon, Kamis (7/5/2026), ditandai dengan penyerahan bendera Provinsi Maluku oleh Gubernur kepada Ketua Kloter 24, Gani Wael.

Dari total 587 JCH, satu jemaah asal Kota Ambon atas nama Sri Avisa Nafisa (60) dari Kloter 24, Rombongan 6 Regu 21, masih tertunda keberangkatannya karena menjalani perawatan di RS Siloam Ambon.
Jemaah tersebut diketahui masuk rumah sakit sekitar pukul 00.07 WIT akibat mengalami gangguan kesehatan dan direncanakan akan diberangkatkan pada kloter susulan setelah dinyatakan pulih.
Kloter 24 dijadwalkan bertolak dari Bandar Udara Pattimura sekitar pukul 01.40WIT menggunakan tiga penerbangan maskapai Garuda Indonesia, menuju Embarkasi Makassar.

Sementara itu, sebanyak 178 JCH Maluku lainnya akan bergabung dengan jemaah asal Sorong dan Pangkep, Makassar, dalam Kloter 26. Keberangkatan juga direncanakan melalui Bandara Pattimura dengan maskapai Garuda Indonesia Airlines.
Sebelum prosesi pelepasan oleh Gubernur, dilakukan penyerahan 389 JCH asal Kota Ambon, termasuk empat petugas kloter, kepada Ketua PPIH Maluku, Kasrul Selang, di Gedung Jabal Nur Asrama Haji Kelas II Ambon Waiheru.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Maluku, Kepala Kanwil Kementerian Agama Maluku, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Maluku, Forkopimda Maluku, DPRD Maluku, Kapolda Maluku, Danlantamal, Kajati Maluku, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh JCH Maluku yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Provinsi Maluku, dan seluruh masyarakat Maluku, saya mengucapkan selamat kepada para Jemaah Calon Haji Provinsi Maluku yang akan melaksanakan rukun Islam kelima, yakni menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Semoga seluruh jemaah diberangkatkan dalam keadaan sehat walafiat dan senantiasa berada dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujar Hendrik Lewerissa.
Ia mengatakan, keberangkatan haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang diharapkan membawa perubahan besar dalam kehidupan setiap jemaah.
“Hari ini merupakan hari yang penuh berkah dan kebahagiaan. Kita semua berkumpul untuk mengantarkan saudara-saudara kita yang telah dipilih Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk memenuhi panggilan-Nya ke Baitullah,” katanya.

Gubernur juga mengingatkan para jemaah agar memanfaatkan waktu selama berada di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah, zikir, doa, sedekah, dan tawakal kepada Allah SWT demi meraih predikat haji yang mabrur.
Selain itu, ia meminta seluruh jemaah menjaga nama baik bangsa dan daerah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah dengan sesama jemaah dari berbagai daerah maupun negara.
“Saya juga berpesan kepada seluruh jemaah agar senantiasa menjaga martabat bangsa dan daerah. Tunjukkan kepribadian sebagai umat Islam Indonesia yang beradab, santun, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan,” tandasnya.
Kepada para petugas haji, Gubernur meminta agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pelayanan demi memastikan kenyamanan dan kelancaran ibadah seluruh tamu Allah SWT.
Sebelumnya Kakanwil Kemenhaj Maluku, Djumadi Wali dalam laporannya memastikan seluruh persiapan keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Maluku tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi telah siap, termasuk dokumen perjalanan jamaah yang telah tersedia 100 persen.
Djumadi menjelasskan, total JCH Maluku tahun ini terdiri dari 388 jemaah, ditambah satu Petugas Haji Daerah (PHD) dan empat petugas kloter, sehingga keseluruhan berjumlah 393 orang untuk Kloter 24. Namun, satu jemaah dilaporkan masih menjalani perawatan di rumah sakit dan direncanakan diberangkatkan pada kloter susulan setelah kondisinya pulih.
“Dokumen yang menyertai jemaah haji berupa paspor, visa, kartu serta gelang jamaah sudah siap dibagikan, ready 100 persen,” ujar
Ia mengatakan, JCH Maluku akan diberangkatkan dari Bandar Udara Pattimura menuju Embarkasi Makassar menggunakan tiga penerbangan maskapai Garuda Indonesia pada dini hari 8 Mei 2026.
Selanjutnya, para jemaah akan diterbangkan menuju Bandar Udara Internasional King Abdulaziz untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Selain Kloter 24, sebanyak 191 jemaah dan tiga petugas yang tergabung dalam Kloter 26 juga dijadwalkan berangkat melalui Bandara Pattimura pada 9 Mei 2026 menggunakan dua penerbangan Garuda Indonesia menuju Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.
Djumadi juga mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kesehatan, pola makan, serta memperbanyak waktu istirahat selama menjalankan ibadah haji.
“Jaga silaturahmi, jaga nama baik Provinsi Maluku, utamakan ibadah yang penting dan hindari aktivitas yang dapat menguras tenaga. Selain itu, jamaah juga diminta menghindari perbuatan yang melanggar aturan di Arab Saudi,” pesannya.(TMN-01)













