Harga Jual Beras Bulog Sesuai Instruksi HET Bapanas

oleh -3 views
banner 468x60

Ambon,TikMalukuNews.com Perum Bulog memastikan bahwa penyesuaian harga jual beras di wilayah Maluku dan Maluku Utara telah mengikuti arahan dan kebijakan yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) serta peraturan terbaru dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) nomor 5 th 2024

Pimpinan Wilayah Bulog Maluku dan Maluku Utara, Rudy Senawi Tahir, menjelaskan bahwa seluruh kebijakan operasional Bulog, termasuk penetapan harga beras, selalu mengacu pada regulasi pemerintah pusat.

banner 336x280

“Operasional di Bulog itu semuanya diatur dari pusat, termasuk masalah harga jual, baik untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun beras premium,” ujar Rudy di Ambon.

Menurut Rudy, sebelumnya harga beras SPHP mengacu pada Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 7 Tahun 2023, yang menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk zona 3 — meliputi Maluku, Papua, dan Kalimantan — sebesar Rp11.800 per kilogram untuk beras medium dan Rp14.800 per kilogram untuk beras premium.

Namun, pada tahun 2024 terbit Perbadan Nomor 5 Tahun 2024 yang memperbarui ketentuan tersebut. Dalam aturan baru itu, HET beras medium untuk zona 3 naik menjadi Rp13.500 per kilogram, sementara beras premium mencapai Rp15.800 per kilogram.

“pada bulan sebelumnya kita masih menggunakan stok kemasan lama dengan label harga lama, sehingga kita menggunakan stiker HET yg baru namun saat ini telah menggunakan kemasan sphp yg baru dengan tulisan HET yg baru menyesuaikan dengan HET Perbadan Nomor 5 Tahun 2024,” jelas Rudy.

Ia menambahkan, beras yang dijual merupakan stok berkualitas baik Penyesuaian label baru disesuaikan dengan HET peraturan badan pangan nasional nomor 5 th 2024 sehingga dibuatkanlah stiker HET yg sesuai arahan dari kantor pusat.

Rudy juga menegaskan bahwa harga eceran tertinggi tersebut merupakan batas maksimal yang boleh dijual oleh pengecer. Pedagang diperbolehkan menjual di bawah HET agar masyarakat mendapatkan harga yang lebih terjangkau, sehingga turut membantu pengendalian inflasi daerah.

“Kalau dijual di bawah HET, masyarakat diuntungkan karena harga lebih murah, dan ini juga membantu menekan inflasi pangan,” katanya.

Dikatakan, Untuk stok beras
Per 11 Oktober 2025, Bulog mencatat stok beras di wilayah Maluku dan Maluku Utara mencapai 11.995 ton untuk jenis medium dan 522 ton untuk beras premium. Selain itu, tersedia juga 92 ton gula pasir, 185 ton minyak goreng, dan sekitar 23 ton jagung.

Rudy menambahkan, untuk minyak goreng bantuan sosial yang saat ini dalam proses pengiriman dari Surabaya, tercatat sebanyak 732 ribu liter akan segera tiba di Maluku dan Maluku Utara.

“Kami juga terus memperkuat stok menjelang hari-hari besar keagamaan agar tidak terjadi kekurangan atau kelangkaan bahan pangan di pasar,” tutupnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.