Timnas Futsal Indonesia bersiap menghadapi tantangan berat dalam turnamen internasional Aqua Four Nations Cup 2025, yang digelar di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 10–21 September mendatang. Dalam turnamen ini, Indonesia akan berhadapan dengan tiga tim tangguh, yakni Belanda, Latvia, dan Tanzania.
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, menyebut turnamen ini sebagai bagian penting dari rangkaian persiapan Timnas menuju sejumlah agenda besar, termasuk SEA Games 2025 di Thailand dan Piala Asia Futsal 2026, di mana Jakarta akan menjadi tuan rumah.
“Kenapa acara ini penting? Selain mengasah kemampuan timnas, ini bagian dari perjalanan menuju Piala AFC Futsal Januari 2026. Jadi bukan sekadar uji coba, tapi fondasi dari target jangka panjang,” ujar Michael dalam konferensi pers, Rabu (10/9).
Turnamen ini juga dimaksudkan untuk menjaga performa dan kebugaran pemain di tengah jeda kompetisi domestik, sekaligus memberi pengalaman berharga melawan tim dari luar kawasan Asia Tenggara.
Michael optimistis anak asuh pelatih Hector Souto akan tampil kompetitif dan membawa semangat juara yang sama seperti saat meraih gelar juara di AFF Futsal Championship 2024.
“Di bawah Coach Hector, tim kita sudah juara ASEAN, ini menunjukkan kita ada di jalur yang benar. Sekarang saatnya membuktikan di level yang lebih tinggi,” tegasnya.
Berdasarkan peringkat FIFA per 29 Agustus 2025, Timnas Futsal Indonesia kini berada di posisi ke-23 dunia, pencapaian yang menurut Michael mencerminkan bahwa futsal Indonesia kini telah diperhitungkan di level global.
Meski demikian, FFI memilih untuk tidak memberikan target khusus kepada tim pelatih maupun pemain, termasuk dalam ajang SEA Games dan Piala Asia mendatang.
“Kita ingin pemain fokus, tanpa tekanan. Target utama kita adalah tumbuh konsisten dan siap menghadapi tantangan besar di depan,” tutupnya.(TMN-Ist)
!















