AMBON – Kepala SMKN 6 Ambon, Eduard Luturmas, M.Si, menegaskan bahwa setiap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) idealnya sudah memiliki gambaran atau potret kelulusan siswa sebelum mereka menyelesaikan pendidikan dan mengikuti ujian akhir.
Potret tersebut mencakup jumlah lulusan yang siap bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Menurut Luturmas, hal ini penting agar arah pembinaan siswa lebih jelas dan terukur.
“Secara ideal, sebelum siswa mengikuti ujian akhir, sekolah sudah harus memiliki gambaran berapa yang siap masuk dunia kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujarnya kepada awak media,Rabu(16/4)
Ia menjelaskan, saat ini SMKN 6 Ambon telah memiliki sejumlah lulusan yang berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Di antaranya terdapat siswa yang lolos seleksi nasional di perguruan tinggi ternama seperti Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada, serta beberapa perguruan tinggi swasta di Yogyakarta dan Makassar.
Selain itu, terdapat pula siswa yang diterima di Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung melalui kerja sama yang telah terjalin setiap tahun.
Tak hanya itu, lulusan SMKN 6 Ambon juga melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi lokal seperti IAIN Ambon, Universitas Pattimura, IAKN, UKIM, hingga sekolah-sekolah kesehatan lainnya.
Di sisi lain, peluang kerja bagi lulusan juga terus terbuka. Luturmas menyebutkan, sejumlah siswa telah mengikuti program magang ke luar negeri, khususnya ke Jepang.
Tahun-tahun sebelumnya, sebanyak sembilan siswa telah diberangkatkan, dan tahun ini delapan siswa lainnya dipersiapkan untuk mengikuti program serupa melalui kerja sama dengan perusahaan yang memiliki jaringan internasional.
“Ini menjadi bukti bahwa SMK harus mampu memetakan masa depan lulusannya. Baik itu bekerja, melanjutkan studi, maupun berwirausaha. Potret kelulusan ini penting sebagai bahan evaluasi sekaligus perencanaan pendidikan ke depan,” tegasnya.












