MIN 1 Ambon Semarakkan Maulid Nabi, Tanamkan Cinta kepada Rasulullah

oleh -4 views
0-0x0-0-0#
banner 468x60

AMBON, TikMalukuNews.com — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Ambon menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengajak seluruh peserta didik menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah serta meneladani akhlak dan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi berlangsung di lapangan upacara MIN 1 Ambon, Sabtu (5/9/2026), dengan melibatkan keluarga besar madrasah, mulai dari siswa, dewan guru, tenaga kependidikan, PPPK, komite madrasah hingga orang tua siswa.

banner 336x280
0-0x0-0-0#

Kepala MIN 1 Ambon, Muhsin Anwar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut Muhsin, kebersamaan seluruh keluarga besar madrasah menjadi kunci sehingga peringatan Maulid Nabi dapat berlangsung dengan baik. Dukungan orang tua juga dinilai penting dalam menyukseskan kegiatan keagamaan di lingkungan madrasah.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu guru, tenaga kependidikan, PPPK, komite, serta para orang tua yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan Maulid Nabi ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Muhsin.

 

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu menjadi sarana pembiasaan bagi siswa untuk mengenal, mencintai dan meneladani Rasulullah SAW.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini terus dilaksanakan ke depan. Bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian dari pembiasaan anak-anak untuk mencintai Rasulullah dan mengamalkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Ambon, Fachrurrazy Hassannusi, mengapresiasi pelaksanaan Maulid Nabi di MIN 1 Ambon. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai penting dalam mendukung pendidikan karakter peserta didik.

Menurut Fachrurrazy, peringatan Maulid Nabi merupakan salah satu bentuk pembelajaran keagamaan yang dapat memperkuat aspek spiritual, moral dan ketakwaan siswa.

“Alhamdulillah, kita masih diberikan kesempatan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kegiatan seperti ini penting karena memberikan penguatan karakter, moral, spiritual dan ketakwaan kepada anak-anak kita,” ujar Fachrurrazy.

Ia mengatakan, kecintaan kepada Rasulullah harus ditanamkan sejak dini melalui berbagai pembiasaan positif di lingkungan madrasah maupun keluarga.

“Maulid Nabi bukan hanya sebuah tradisi tahunan. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak mengenal Rasulullah, mencintai beliau dan kemudian menjadikan akhlak Rasulullah sebagai teladan dalam kehidupan mereka,” katanya.

Fachrurrazy juga mengajak orang tua untuk terus bersinergi dengan madrasah dalam membentuk karakter anak.

“Apa yang anak-anak lihat dan lakukan hari ini diharapkan menjadi kebiasaan baik yang mereka bawa sampai dewasa. Karena itu, kebersamaan antara madrasah, guru dan orang tua harus terus dijaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan agama tidak hanya berlangsung melalui proses pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui pembiasaan dan keteladanan.

“Kita ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, kuat secara spiritual dan memiliki kecintaan kepada Rasulullah SAW,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Kota Ambon, H. Ahmad Sou, S.Ag., M.Pd., menyampaikan hikmah Maulid Nabi kepada siswa dan seluruh peserta yang hadir.

Ahmad Sou mengajak para siswa menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan sekaligus meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Ia menjelaskan, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diungkapkan melalui ucapan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

“Kalau kita mencintai Nabi Muhammad SAW, maka kecintaan itu harus dibuktikan dengan mengikuti keteladanan beliau. Rajin beribadah, menghormati orang tua dan guru, berbuat baik kepada sesama, serta membiasakan diri melakukan kebaikan,” pesan Ahmad Sou.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak menjadikan Maulid Nabi hanya sebagai kegiatan seremonial.

“Maulid Nabi adalah momentum untuk belajar menjadi manusia yang lebih baik. Setiap kebaikan yang kita lakukan memiliki nilai di sisi Allah SWT. Karena itu, mari kita biasakan berbuat baik dan meneladani akhlak Rasulullah,” katanya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MIN 1 Ambon diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan siswa kepada Rasulullah sekaligus membangun generasi madrasah yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia.

Kegiatan tersebut sekaligus mempererat silaturahmi antara madrasah, orang tua dan seluruh keluarga besar MIN 1 Ambon dalam membangun pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.(TMN-01)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.