AMBON,TikMalukuNews.com – MTs Al-Mabrur menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat penerapan pendidikan inklusif di lingkungan madrasah. Langkah awal yang dilakukan adalah memetakan kebutuhan setiap peserta didik sebagai dasar penyusunan program pendampingan yang sesuai.
Kepala MTs Al-Mabrur, Nasri Subhan, mengatakan pemetaan diperlukan agar pihak madrasah dapat mengetahui kondisi dan kebutuhan siswa secara lebih menyeluruh.
“Yang pertama kami akan melakukan pemetaan terkait kebutuhan dari setiap siswa yang ada di madrasah. Dari hasil pemetaan itu, kami kemudian menyusun perencanaan terkait kebutuhan apa saja yang diperlukan,” ujar Nasri.
Menurutnya, hasil pemetaan nantinya menjadi dasar dalam menentukan bentuk layanan dan dukungan yang dibutuhkan siswa. Setelah perencanaan disusun, madrasah akan menindaklanjutinya dengan menyiapkan anggaran sesuai kebutuhan.
Nasri menjelaskan, pembiayaan program pendidikan inklusif tidak menutup kemungkinan dilakukan melalui kolaborasi antara pihak madrasah dan orang tua siswa. Skema tersebut akan disesuaikan dengan jenis kebutuhan dan kemampuan anggaran yang tersedia.
“Apakah nanti semuanya dibebankan pada anggaran madrasah atau ada kolaborasi dengan orang tua siswa, itu akan disesuaikan dengan kebutuhan tertentu,” jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil wawancara dengan orang tua saat proses penerimaan peserta didik baru, khususnya siswa kelas VII, belum ditemukan siswa yang memiliki keterbatasan yang membutuhkan pendampingan khusus.
Meski demikian, pihak madrasah tetap akan melakukan pemetaan secara lebih mendalam. Hal ini penting agar setiap kebutuhan peserta didik dapat teridentifikasi secara tepat dan tidak hanya berdasarkan informasi awal dari orang tua.
Nasri juga menekankan pentingnya memahami petunjuk teknis terkait pelaksanaan madrasah inklusif. Pemahaman tersebut diperlukan untuk mengetahui karakteristik siswa yang masuk dalam kategori membutuhkan layanan atau pendampingan khusus.
“Dengan pemahaman itu, kami akan melakukan pemetaan kembali sehingga dapat diketahui secara pasti siswa mana yang membutuhkan pendampingan khusus dan bentuk layanan apa yang sesuai,” katanya.
Melalui langkah tersebut, MTs Al-Mabrur berkomitmen membangun lingkungan pendidikan yang mampu memberikan layanan secara adil dan sesuai kebutuhan setiap peserta didik, sekaligus memperkuat kesiapan madrasah dalam menerapkan pendidikan inklusif.(TMN-01)













