OMI Tingkat Provinsi Maluku Tetap Digelar 2026, Pelaksanaan Berlangsung Daring

oleh -0 views

AMBON, TikMalukuNews.com — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Maluku memastikan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Maluku tetap dilaksanakan pada 2026. Namun, pelaksanaan kompetisi tidak akan dipusatkan di satu tempat dan dirancang menggunakan sistem daring.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Farida Laisouw, mengatakan pola pelaksanaan tersebut disesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia. Keterbatasan anggaran membuat pelaksanaan OMI tingkat provinsi tidak memungkinkan digelar dengan mengumpulkan seluruh peserta dalam satu lokasi.

“Untuk tingkat provinsi tetap dilaksanakan, tetapi tidak bisa dilaksanakan di satu lokasi. Anggaran untuk provinsi sangat minim,” kata Farida, Senin (7/9/2026).

Menurut Farida, peserta OMI nantinya akan mengikuti tahapan kompetisi dari lokasi masing-masing melalui sistem yang telah disiapkan panitia. Kendati dilakukan secara online, pelaksanaan tetap dirancang serentak sehingga seluruh peserta mengikuti kompetisi dalam waktu yang sama.

Pengawasan terhadap peserta juga menjadi perhatian panitia. Setiap peserta akan mengikuti ujian dengan dukungan kamera sehingga aktivitas selama kompetisi dapat dipantau oleh pihak penyelenggara dari tingkat provinsi.

“Pelaksanaannya tetap melalui online dan kami pantau. Mereka harus berhadapan langsung dengan kamera sehingga pelaksanaannya bisa kami pantau,” jelasnya.

Farida menegaskan, penggunaan sistem daring tidak mengurangi esensi OMI sebagai ajang kompetisi akademik antarmadrasah. Keserentakan waktu pelaksanaan serta pengawasan peserta tetap menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan.

“Esensi daripada pelaksanaan tetap pada satu waktu dan satu tempat dalam arti keserentakan pelaksanaannya, meskipun peserta tidak berada dalam satu lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kanwil Kemenag Maluku hingga kini masih menunggu penetapan jadwal resmi pelaksanaan OMI tingkat provinsi. Setelah jadwal ditetapkan, pihaknya akan mempersiapkan tahapan teknis agar kompetisi dapat berjalan tertib, serentak, dan tetap berada dalam pengawasan panitia.