SD Al-Fatah 2 Ambon Perkuat Pendidikan Bermutu, Siapkan Tiga Siswa di Juara Kelas Indonesia

oleh -0 views
0-0x0-0-0#

AMBON,TikMalukuNews.com – SD Al-Fatah 2 Ambon terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pendidikan bermutu yang berlandaskan keislaman. Penguatan tersebut dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam budaya sekolah dan aktivitas pembelajaran.

Kepala SD Al-Fatah 2 Ambon, Rizal Salasa, S.Pd, mengatakan meskipun satuan pendidikan berada dalam naungan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, identitas keislaman menjadi bagian penting yang tetap dipertahankan dan dikembangkan.

“Terwujudnya pendidikan bermutu berlandaskan keislaman artinya, sekalipun kita mengikuti kebijakan Kemendikdasmen, kita tetap memiliki identitas dan label Islam, khususnya Al-Fatah,” ujar Rizal.

Menurutnya, pada tahun pelajaran baru pihak sekolah menetapkan sejumlah kebijakan yang memperkuat karakter keislaman peserta didik. Mulai dari cara berpakaian hingga budaya sekolah diarahkan agar tetap bernuansa Islam.

“Karakter keislaman itu harus terintegrasi dalam aktivitas pembelajaran dan seluruh kegiatan di SD Al-Fatah 2 Ambon,” katanya.

Selain memperkuat karakter dan budaya keislaman, SD Al-Fatah 2 Ambon juga berupaya mengikuti berbagai program pendidikan nasional. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam Juara Kelas Indonesia.

Rizal menjelaskan, sekolah telah menyiapkan satu tim yang terdiri dari tiga siswa kelas V untuk mengikuti program tersebut. Saat ini, pihak sekolah tengah memproses surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Ambon sebagai salah satu persyaratan keikutsertaan.

Program Juara Kelas Indonesia ini merupakan salah satu program Kemendikdasmen. Kami tidak mau ketinggalan. Sesuai petunjuk teknis, kami mengirimkan satu tim dari kelas V untuk ikut serta dalam perlombaan ini,” jelasnya.

Ia menegaskan, keikutsertaan dalam kompetisi tersebut bukan semata-mata mengejar kemenangan. Lebih dari itu, partisipasi menjadi bagian dari upaya sekolah mengukur kemampuan sekaligus menunjukkan bahwa siswa SD Al-Fatah 2 Ambon mampu bersaing dengan peserta didik dari berbagai daerah di Indonesia.

“Masalah juara bagi saya adalah bonus. Yang paling penting adalah kita ikut berpartisipasi. Itu menunjukkan bahwa SD Al-Fatah 2 juga mampu bersaing dengan sekolah-sekolah yang ada di seluruh Indonesia,” tegas Rizal.

Tiga siswa yang dipilih untuk mengikuti kompetisi tersebut juga dipersiapkan secara khusus. Sekolah tidak hanya mempertimbangkan kemampuan akademik, tetapi melihat kemampuan siswa secara holistik, termasuk karakter, literasi dan numerasi.

“Kami memilih mereka bukan saja karena memiliki kemampuan akademik, tetapi secara holistik. Penilaiannya ada karakter, kemudian kemampuan literasi dan numerasi. Itu yang menjadi fokus kita,” ujarnya.

Untuk mendukung persiapan, sekolah akan memberikan pembekalan tambahan serta menyiapkan guru pendamping yang akan mendampingi ketiga siswa selama mengikuti tahapan kompetisi.

Rizal mengatakan penguatan literasi dan numerasi menjadi perhatian khusus, terutama kemampuan siswa dalam memahami teks atau soal berbentuk narasi.

“Anak-anak bukan tidak tahu membaca. Mereka tahu membaca, tetapi cara memahami narasi atau teks itu yang perlu kita kuatkan,” katanya.

Karena itu, pembiasaan literasi mulai diperkuat dalam aktivitas sekolah, termasuk pada awal dan akhir pembelajaran. Program kunjungan ke perpustakaan juga terus didorong sebagai bagian dari upaya membangun budaya literasi di kalangan siswa.

Ia berharap persiapan yang dilakukan dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa untuk mengikuti kompetisi secara bertahap, mulai dari tingkat zona hingga jenjang yang lebih tinggi apabila berhasil lolos seleksi.

‎(TMN-01)