Siap Raih Predikat ZI WBK dan WBBM, MAN 3 Malteng Butuh Fasilitas Memadai

oleh -1 views

MALTENG,TikMalukuNews.com-Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Maluku Tengah menunjukkan keseriusannya dalam meraih predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dari sejumlah madrasah di Maluku yang mengikuti program tersebut, hanya dua yang lolos hingga tahap verifikasi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, yakni MAN 1 dan MAN 3 Maluku Tengah. Namun, setelah proses verifikasi lanjutan, hanya MAN 3 Malteng yang dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.


Kepala MAN 3 Malteng, Nurdin Marasabessy, menjelaskan bahwa madrasah yang dipimpinnya telah melewati berbagai tahapan penilaian, mulai dari seleksi tingkat Kantor Wilayah Kementerian Agama hingga penilaian pendahuluan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Saat ini, MAN 3 Malteng tengah menunggu hasil penilaian dari Inspektorat Jenderal.

Jika dinyatakan lolos, maka akan berlanjut ke tahap penilaian independen oleh Kementerian PAN-RB sebagai penentu akhir dalam pemberian predikat ZI WBK dan WBBM.

Dalam proses penilaian tersebut, terdapat enam area perubahan yang menjadi indikator utama, yakni manajemen perubahan, tata laksana, manajemen SDM, penguatan pengawasan, akuntabilitas kinerja, dan pelayanan publik.

MAN 3 Malteng berhasil memenuhi seluruh area tersebut dengan nilai yang cukup tinggi, bahkan beberapa di antaranya mencapai nilai maksimal. Secara keseluruhan, nilai yang diraih berada di atas passing grade nasional, dengan rentang nilai tertinggi mencapai 100 dan terendah 67.

Meski demikian, Nurdin mengakui masih terdapat kendala yang dihadapi, terutama terkait keterbatasan sarana dan prasarana. Dengan jumlah siswa yang hanya sekitar 90 orang, alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima berkisar Rp100 juta lebih, sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan pengembangan fasilitas secara optimal.

Kondisi ini berdampak pada terbatasnya pembenahan infrastruktur pendukung, termasuk pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) yang masih bersifat manual.

“Kami memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan madrasah berpredikat Zona Integritas. Namun, dukungan fasilitas yang memadai sangat dibutuhkan, terutama dalam peningkatan layanan publik seperti PTSP yang menjadi salah satu kunci penilaian,” ujar Nurdin.


Meski berada di wilayah pedesaan dengan keterbatasan anggaran, MAN 3 Malteng tetap mampu menunjukkan kinerja manajerial yang baik.

Hal ini tidak lepas dari komitmen dan kesungguhan seluruh civitas madrasah dalam mengembangkan lembaga menuju tata kelola yang lebih baik dan profesional.

Ia pun berharap adanya perhatian dan dukungan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku agar upaya meraih predikat ZI WBK dan WBBM dapat terwujud.

Menurutnya, jika berhasil meraih predikat tersebut, tidak hanya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, tetapi juga membuka peluang peningkatan tunjangan kinerja serta menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya.

Dengan berbagai capaian yang telah diraih serta komitmen yang terus dijaga, MAN 3 Malteng optimistis mampu menembus tahap akhir penilaian dan meraih predikat ZI WBK dan WBBM sebagai wujud nyata birokrasi yang bersih dan melayani, jika mendapat dukungan dari Kanwil Kemenag terhadap bantan sarpas.