MALUKU TENGAH, TikMalukuNews.com — SMA Negeri 3 Maluku Tengah (SMAN 3 Malteng) dipersiapkan untuk dikembangkan menjadi Sekolah Taruna. Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.
Informasi yang dihimpun dari Dinas Pendidikan Maluku menyebutkan, pengembangan tersebut nantinya tidak hanya menyangkut konsep pendidikan, tetapi juga perubahan nomenklatur sekolah. SMAN 3 Malteng direncanakan berganti nama menjadi sekolah taruna jenjang pendidikan menengah setelah seluruh tahapan persiapan dan pembahasan diselesaikan.
Konsep Sekolah Taruna akan menitikberatkan pada penguatan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta peningkatan kemampuan akademik peserta didik. Sistem penerimaan siswa juga direncanakan lebih selektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang sesuai dengan konsep pendidikan ketarunaan.
Untuk mendukung penyelenggaraan program tersebut, Pemprov Maluku dan Dinas Pendidikan berencana menjalin kerja sama dengan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, Polri, serta Dinas Kesehatan. Konsep pengembangan sekolah mengacu pada model Sekolah Taruna yang telah diterapkan di sejumlah daerah di Pulau Jawa, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan pendidikan di Maluku.
Dalam waktu dekat, Gubernur Maluku bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dijadwalkan menghadiri kegiatan pembaretan di salah satu Sekolah Taruna di Magelang. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembahasan lebih lanjut terkait konsep dan rencana pengoperasian Sekolah Taruna di Maluku.
Sementara itu, informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa sistem penerimaan peserta didik nantinya direncanakan melalui dua jalur, yakni jalur mandiri dan reguler. Pada jalur mandiri, biaya pendidikan akan menjadi tanggungan peserta didik, sedangkan peserta didik yang diterima melalui jalur reguler akan memperoleh subsidi biaya pendidikan dari pemerintah sebesar 50 persen.
Saat ini, Pemprov Maluku dan Dinas Pendidikan masih melakukan pembahasan terkait kesiapan sekolah, sarana dan prasarana, pola pendidikan, mekanisme penerimaan siswa, hingga skema pembiayaan. Rencana tersebut akan ditindaklanjuti setelah seluruh aspek penyelenggaraan Sekolah Taruna dinilai siap.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dr. Sarlota Singerin, S.Pd., yang dikonfirmasi terkait dengan rencana tersebut membenarkan hal tersebut, kalau saat ini pihaknya dalam waktu dekat akan mempresentasikannya.
.(TMN-01)












