AMBON,TikMalukuNews.com- Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta, secara resmi membuka Expo Madrasah Tsanawiyah Negeri (Matsaneba) Ambon ke-IX yang berlangsung di MTsN Ambon. Kegiatan tahun ini mengusung tema “Working with Art and Sport Islamic Spirit, High Achievement”.
Dalam sambutannya, Wawali Ambon mengapresiasi kerja keras kepala madrasah, panitia, dan para guru yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa expo ini menjadi wadah strategis untuk menggali potensi, kreativitas, dan bakat siswa-siswi MTsN Ambon.

Menurut Toisuta, madrasah tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan, tetapi juga mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dan teknologi. Langkah ini dinilai penting untuk membentuk karakter siswa yang beriman, bertakwa, adaptif, dan berprestasi.
> “Ini adalah panggung kalian. Tunjukkan bahwa MTs Negeri Ambon adalah tempat lahirnya ulama, ilmuwan, seniman, dan pemimpin masa depan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, berkomitmen mendukung seluruh lembaga pendidikan, termasuk madrasah yang menjadi pilar penting dalam mewujudkan visi Ambon sebagai pusat peradaban modern yang religius dan multikultural.
Wawali berharap expo dapat digelar lebih luas dengan melibatkan madrasah dan sekolah di luar Kota Ambon serta menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan inspiratif. Ia juga menegaskan bahwa MTs merupakan sekolah berkualitas yang mampu melahirkan generasi unggul.
> “MTs bukan sekolah buangan. MTs adalah sekolah pilihan yang mampu melahirkan generasi tangguh dan pemimpin berkualitas,” tandasnya.(TM-01)

Kemenag Apresiasi Expo sebagai Pembelajaran Holistik
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Fachrurrazy Hasanusi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Expo Matsaneba ke-IX serta mengapresiasi kehadiran Wakil Wali Kota Ambon di tengah kesibukannya.
Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian expo—mulai dari dekorasi panggung, lomba, hingga penyajian karya—dikerjakan langsung oleh siswa-siswi MTsN Ambon. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui aktivitas yang menyentuh aspek spiritual, emosional, sosial, seni, dan olahraga.
> “Madrasah harus mampu mencapai relung hati terdalam peserta didik. Expo ini merupakan bagian dari pembelajaran mendalam, di mana siswa tidak hanya pintar dalam kurikulum, tetapi juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya.
Kakankemenag menegaskan bahwa Kurikulum Cinta yang dicanangkan Menteri Agama menekankan pentingnya membangun rasa kebersamaan, cinta, karakter, sportivitas, dan silaturahmi antar siswa. Expo ini menjadi salah satu implementasinya.
Ia mengapresiasi peningkatan kualitas penyelenggaraan expo dari tahun ke tahun dan berharap kegiatan tersebut terus menjadi ruang kreatif bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan diri secara holistik.

Laporan Kepala MTsN Ambon
Sebelumnya, Kepala MTsN Ambon, Riyadi, dalam laporannya memaparkan bahwa kegiatan Expo Matsaneba ke-IX bertujuan, meningkatkan kompetensi dan sinergitas siswa, baik di MTsN Ambon maupun antar lembaga pendidikan. Tahun ini, kegiatan menggandeng MTsN 1 Maluku Tengah, MTsN 6 Maluku Tengah, dan SMPN 14 Ambon sebagai sekolah tetangga dalam upaya memperkuat kolaborasi pendidikan.
Selain itu, memfasilitasi kreativitas dan potensi siswa dalam berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik, seperti seni, sains, teknologi, keterampilan, dan kewirausahaan dan meningkatkan rasa percaya diri siswa melalui kesempatan menampilkan karya secara individu maupun kelompok, serta mendorong budaya inovatif dan kolaboratif di lingkungan madrasah melalui kerja sama antara siswa, guru, dan berbagai pihak dalam merancang dan menyukseskan expo setiap tahun.
Juga enjalin hubungan harmonis antara madrasah dengan orang tua, alumni, dan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam expo dan sarana evaluasi dan refleksi terhadap program pembelajaran dan pengembangan diri siswa selama satu tahun pelajaran.

Kegiatan expo tahun ini melibatkan 284 siswa dalam 17 mata lomba, yang akan berlangsung pada 11–18 Desember 2025. Panitia pelaksana merupakan kolaborasi antara guru dan siswa MTsN Ambon, dengan sumber dana berasal dari DIPA MTsN Ambon tahun 2025.
Riyadi menambahkan bahwa MTsN Ambon adalah bagian penting dari lembaga pendidikan yang mendidik warga Kota Ambon. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Wali Kota Ambon serta Kepala Kemenag Kota Ambon dan berharap kegiatan tersebut dapat terus memperoleh perhatian dan dukungan.














