AMBON,TikMalukuNews.com— Sebagai wujud rasa syukur, terima kasih, dan momen perpisahan yang penuh haru, Madrasah Aliyah Negeri Ambon menggelar Wisuda Tahfidz Al-Qur’an dan Pelepasan Alumni ke-14 Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi madrasah kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan sekaligus menghafal Al-Qur’an sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan MAN Ambon, Selasa (12/5/2026), itu tetap berlangsung khidmat meski di bawah terik matahari. Ratusan peserta, orang tua, dan tamu undangan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang mengusung tema “Satu Basmala, Berjuta Arah, Menabuh Semangat Menggapai Asa”.
Turut hadir dalam kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Abdul Karim Rahanta, perwakilan Universitas Pattimura, Universitas Darussalam Ambon, Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon, jajaran pejabat eselon III Kementerian Agama Provinsi Maluku dan Kota Ambon, pimpinan bank syariah, serta para kepala madrasah.
Vc
Prosesi pelepasan alumni diawali dengan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an bagi 23 siswa-siswi yang berhasil menyelesaikan hafalan mulai dari dua hingga enam juz.
Prosesi tersebut ditandai dengan pemasangan selendang oleh orang tua kepada para wisudawan dan wisudawati, dilanjutkan penyerahan sertifikat oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, serta Kepala MAN Ambon.
Kepala MAN Ambon, Nasit Marasabessy, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para siswa pada momentum perpisahan tahun ini.
Menurutnya, keberhasilan 23 siswa dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an merupakan prestasi yang membanggakan dan patut diapresiasi bersama.
Dalam arahannya Nasit juga mengungkapkan bahwa momentum perpisahan tahun 2026 menjadi sejarah tersendiri dalam perjalanan pengabdiannya di dunia pendidikan.

Yang untuk pertama kalinya, dirinya menandatangani ijazah pada tiga jenjang lembaga pendidikan sekaligus.
Ia turut membagikan pengalaman pengabdiannya sejak mulai bertugas di madrasah pada tahun 2002 hingga dipercaya memimpin sejumlah lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama.
Menurutnya, menjaga hubungan baik, silaturahmi, dan nilai persaudaraan menjadi kunci penting dalam perjalanan pengabdian sebagai pendidik.
Nasit juga berpesan kepada seluruh siswa agar selalu menghormati guru dan orang tua, menjaga nama baik madrasah, serta terus berjuang meraih cita-cita. Ia berharap para alumni dapat menjadi generasi yang membanggakan agama, bangsa, dan daerah Maluku di masa mendatang.
Pada kesempatan itu, madrasah juga mengumumkan delapan siswa terbaik berdasarkan capaian nilai ujian. Adapun nilai tertinggi diraih oleh Nurul Izza Salsabila Naya dengan nilai 92,7.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kabid Pakis Abd Karim Rahanta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala MAN Ambon, dewan guru, serta tenaga administrasi yang telah berperan mendidik generasi muda dengan ilmu pengetahuan dan akhlak yang baik.
Kakanwil juga menyampaikan selamat kepada para siswa berprestasi dan lulusan terbaik MAN Ambon Tahun 2026. Kepada seluruh alumni, ia berpesan agar terus melanjutkan pendidikan, tidak mudah menyerah, dan tetap semangat meraih cita-cita karena pendidikan merupakan investasi masa depan.
Selain itu, para siswa diingatkan untuk memiliki tekad yang kuat, rajin belajar, bekerja keras, disiplin, serta istiqamah dalam menjalani proses kehidupan.
Menurutnya, kesuksesan hanya dapat diraih melalui kesungguhan, usaha nyata, dan semangat pantang menyerah, sebab proses tidak pernah mengkhianati hasil.(TMN-018











