MALRA, TikMalukuNews.com – Satu tahun kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) ditandai dengan berbagai upaya menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Di tengah keterbatasan fiskal akibat penyesuaian kebijakan transfer pemerintah pusat, Pemkab Malra tetap mengarahkan program pembangunan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta penguatan pelayanan publik.
Pembangunan infrastruktur dasar terus dipacu melalui penyediaan layanan air minum bagi 10 ohoi dengan total 1.084 sambungan rumah. Pemkab Malra juga memperluas jaringan listrik melalui kerja sama dengan PT PLN (Persero), serta membangun dua unit dapur program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Kei Kecil Timur dan Kei Besar Selatan Barat.
Dari sisi tata kelola pemerintahan, Pemkab Malra kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan keuangan dan akuntabilitas pemerintahan daerah.
Kinerja pelayanan publik juga menunjukkan peningkatan. Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Indeks Pelayanan Publik mengalami peningkatan, sementara Survei Kepuasan Masyarakat mencapai 92,94 dan masuk kategori sangat baik.
Malra juga tercatat sebagai daerah pertama di Provinsi Maluku yang menetapkan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 tepat waktu. Penetapan ini menjadi landasan bagi pelaksanaan pembangunan daerah dalam lima tahun ke depan.
Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi satu tahun kepemimpinan di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah. Pemkab Malra menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik demi menjaga keberlanjutan pembangunan dan stabilitas daerah.














