AMBON,TikMalukuNews.com– PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (Bank Maluku Malut) menargetkan laba di atas Rp250 miliar hingga akhir 2026. Pencapaian tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan pembagian dividen kepada para pemegang saham pada 2027.
Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar, menyampaikan harapan tersebut dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Bank Maluku Malut yang jatuh pada 25 Oktober 2026. Ia berharap kinerja keuangan perusahaan terus tumbuh positif sehingga mampu memperkuat kontribusi bank daerah terhadap pembangunan dan perekonomian Maluku serta Maluku Utara.
“Harapan kami, kinerja Bank Maluku Malut ke depan semakin baik, laba terus meningkat, dan kontribusi kepada para pemegang saham juga semakin besar. Dengan pertumbuhan kinerja yang positif sepanjang 2026, kami berharap pembagian dividen pada 2027 dapat meningkat,” harap Syahrisal via selulernya, Kamis(30/10/2026)
Menurutnya, pertumbuhan laba merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis perbankan sekaligus memperkuat peran Bank Maluku Malut sebagai lembaga keuangan milik daerah. Karena itu, perusahaan terus berupaya meningkatkan kinerja, memperkuat pelayanan, dan mengembangkan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain berfokus pada pertumbuhan laba, Bank Maluku Malut menjadikan digitalisasi sebagai salah satu agenda strategis pada 2026. Pengembangan layanan digital diarahkan untuk memperluas akses perbankan, meningkatkan daya saing, serta mendukung transaksi yang lebih cepat, efektif, dan transparan.
“Digitalisasi menjadi bagian penting dalam pengembangan bank ke depan. Kami ingin layanan perbankan semakin mudah diakses, memberikan kenyamanan bagi nasabah, serta tetap mengutamakan keamanan transaksi dan kepercayaan masyarakat,” demikian arah pengembangan layanan yang perlu diperkuat dalam menghadapi kebutuhan perbankan modern.
Di sisi lain, Bank Maluku Malut diharapkan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dukungan terhadap sektor usaha produktif menjadi salah satu langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan.
Mengusung tema “Sinergi Basudara – Bakti untuk Negeri”, perayaan HUT ke-65 juga menjadi momentum mempererat kemitraan antara Bank Maluku Malut, pemerintah daerah, dunia usaha, nasabah, dan masyarakat di Maluku serta Maluku Utara.
Melalui penguatan kinerja keuangan, inovasi digital, dan peningkatan kualitas pelayanan, Bank Maluku Malut diharapkan semakin maju, profesional, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi daerah. Target laba di atas Rp250 miliar pada 2026 pun diharapkan menjadi pijakan untuk meningkatkan dividen bagi para pemegang saham pada 2027.












