Ambon, TikMalukuNews.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara resmi meluncurkan penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari–Maret 2026. Kegiatan ini digelar di pelataran Gudang Bulog Galala, Ambon, dan dibuka langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.
Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 204/TS.03.03/K/02/2026 tertanggal 11 Februari 2026 tentang Penugasan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Tahun 2026.

Dalam pelaksanaannya, Bulog menyalurkan bantuan kepada 266.500 penerima di Provinsi Maluku, termasuk 31.388 penerima di Kota Ambon. Bantuan yang diberikan berupa 627.760 kilogram beras dan 125.552 liter minyak goreng. Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut. Untuk memastikan kelancaran distribusi, Bulog juga bekerja sama dengan PT Jasa Prima Logistik Cabang Maluku.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya mengapresiasi langkah pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat, khususnya beras dan minyak goreng.
Ia menegaskan bahwa program bantuan ini menunjukkan kehadiran pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah berbagai tantangan global yang berdampak pada ketahanan pangan.
Menurutnya, stok beras di wilayah Maluku, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri, dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
Pemerintah Kota Ambon juga terus berupaya menjaga ketahanan pangan melalui kerja sama dengan TNI, Polri, serta kelompok tani dan masyarakat, termasuk melalui program penanaman padi dan jagung.
Wattimena berharap penyaluran bantuan pangan ini tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menekankan pentingnya validitas data penerima agar program pemerintah dapat berjalan efektif.

Selain itu, ia menyoroti kondisi inflasi di Kota Ambon yang relatif terkendali, meski masih dipengaruhi oleh sejumlah komoditas seperti ikan, cabai, dan bawang.
Sementara itu, harga beras dan minyak goreng dinilai masih stabil.
“Pemerintah akan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Ambon menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Bulog dan instansi terkait, yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut, serta berharap sinergi ini terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat.














