AMBON,TikMalukuNews.com — Dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era Tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kota Ambon menggelar kegiatan penuangan Eco Enzyme di kawasan Hulu Wai Batu Merah atau Check Dam Rinjani, Kota Ambon, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Vesākha Sānanda dalam menyambut Hari Raya Waisak yang akan diperingati pada 31 Mei 2026 mendatang. Aksi peduli lingkungan ini menjadi bentuk kepedulian umat Buddha terhadap kelestarian alam dan kualitas lingkungan hidup.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan Vesākha Sānanda telah diisi dengan berbagai agenda sosial dan edukatif, seperti sosialisasi gerakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pelatihan pembuatan Eco Enzyme, hingga penimbangan sampah plastik yang melibatkan masyarakat dan umat lintas agama.
Para peserta yang mengikuti kegiatan tampak mengenakan pakaian berwarna putih sebagai simbol kesederhanaan, kesucian, dan kebersamaan dalam kegiatan sosial maupun spiritual tersebut.
Kepala Pembimbing Masyarakat (Bimas) Buddha Kanwil Kemenag Maluku, Ria Anis Purwaningrum mengatakan, penuangan Eco Enzyme merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian umat Buddha terhadap lingkungan hidup.
“Jadi hari ini kita melaksanakan penuangan Eco Enzyme yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Vesākha Sānanda dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak yang akan jatuh pada 31 Mei 2026,” ujar Ria.
Menurutnya, cairan Eco Enzyme yang dituangkan ke aliran sungai diharapkan dapat membantu memperbaiki kualitas air sekaligus menjaga habitat di sekitar sungai agar tetap lestari.
“Nah harapannya dengan dituangkannya cairan Eco Enzyme ini dapat memperbaiki kualitas air sungai dan habitat yang ada di dalamnya menjadi lebih baik,” katanya.
Ria menjelaskan, pada kegiatan tersebut pihaknya menuangkan sebanyak 2.570 liter Eco Enzyme yang telah disiapkan sebelumnya.
Pemilihan lokasi Check Dam Rinjani juga dinilai strategis karena menjadi titik aliran menuju beberapa sungai di Kota Ambon.
“Karena lokasi Check Dam Rinjani ini merupakan cekdam yang airnya mengalir ke beberapa sungai, maka kita lakukan penuangan di sini. Harapannya jika kualitas air di hulunya membaik, maka aliran ke bagian bawah juga akan menjadi lebih baik,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Kemenag Maluku bersama Pemerintah Kota Ambon berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat, sekaligus menjadikan momentum Waisak sebagai ajang memperkuat kepedulian sosial dan ekologis.













