Kemenag Maluku Pusatkan Hari Santri di Tulehu, 7 Santri Dilepas ke Al-Azhar

oleh -19 views
banner 468x60

AMBON,TikMalukuNews.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Maluku akan menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al Anwariyah, Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, yang digunakan secara nasional sebagai pesan untuk memperkuat peran santri dalam pembangunan bangsa dan mewujudkan Indonesia Emas.

banner 336x280

Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, H. Abd. Karim Rahantan, S.Ag., M.H., mengatakan, penunjukan Pondok Pesantren Darul Qur’an Al Anwariyah sebagai lokasi upacara tingkat Provinsi Maluku menjadi bagian dari pelaksanaan peringatan Hari Santri tahun ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan melibatkan sejumlah pondok pesantren di wilayah Salahutu dan Jazirah Leihitu. Dari Kecamatan Salahutu, pesantren yang dilibatkan antara lain Pondok Pesantren Hidayatullah dan Pondok Pesantren Al Ansor. Sementara dari Jazirah Leihitu, terdapat Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah serta Pondok Pesantren Darul Qur’an Mubarak di Negeri Wakal.

Partisipasi juga melibatkan madrasah, yakni Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di wilayah Salahutu. Selain itu, undangan turut diberikan kepada unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Salahutu, termasuk camat dan kepolisian, serta kepala sekolah SMA dan SD di Negeri Tulehu. Unsur Nahdlatul Ulama (NU) beserta lembaga terkait juga diharapkan hadir untuk memeriahkan peringatan tersebut.

Selain upacara, rangkaian kegiatan akan diisi dengan pelepasan tujuh santri yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Mesir. Pelepasan tersebut dijadwalkan dilakukan secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Maluku dalam momentum peringatan Hari Santri.

Karim menjelaskan, pada tahun ini bantuan operasional pesantren (BOP) dan insentif yang pada tahun-tahun sebelumnya disalurkan melalui Bidang PAKIS tidak tersedia. Kondisi tersebut, menurutnya, berkaitan dengan penajaman anggaran di lingkungan instansi pemerintah.

Ia berharap ke depan dukungan anggaran bagi pondok pesantren dapat kembali tersedia. Dengan adanya alokasi anggaran tersendiri melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), bantuan operasional bagi pimpinan pondok pesantren maupun insentif bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) diharapkan dapat disalurkan kembali pada tahun-tahun mendatang.

“Untuk tahun ini, bantuan yang tersedia berupa Al-Qur’an dari Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam sebanyak 40 buah. Bantuan tersebut akan dibagikan kepada empat masjid di lingkungan Negeri Tulehu, masing-masing sebanyak 10 buah,” jelasnya.

Melalui peringatan Hari Santri 2026, Kemenag Maluku berharap semangat pengabdian santri terus tumbuh, baik dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan maupun dalam berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa. Pelepasan tujuh santri ke Universitas Al-Azhar juga menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian kegiatan yang menandai dukungan terhadap pengembangan pendidikan generasi muda Islam di Maluku.(TMN-01)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.