MALRA, TikMalukuNews.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) memperkuat pengawasan dan tata kelola anggaran pembangunan di tingkat ohoi melalui persiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Alokasi Khusus (DAK) Ohoi Yafawun. Langkah ini dilakukan untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, serta mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran publik.
Komitmen tersebut ditunjukkan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Monev DAK Ohoi Yafawun yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Maluku Tenggara, Langgur, Selasa (13/10/2026). Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, SH, M.Kn., hadir mewakili Bupati untuk memimpin rapat yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut.
Rapat koordinasi ini berfokus pada implementasi indikator Desa Anti Korupsi sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran di tingkat ohoi. Melalui langkah tersebut, Pemkab Malra ingin memastikan setiap program pembangunan dilaksanakan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa penerapan indikator Desa Anti Korupsi tidak boleh berhenti pada pemenuhan administrasi semata. Lebih dari itu, indikator tersebut harus menjadi pedoman dalam membangun budaya pemerintahan yang jujur, terbuka, dan bertanggung jawab, khususnya dalam pengelolaan keuangan ohoi.
“Pengelolaan anggaran publik, khususnya Dana Alokasi Khusus, harus mengedepankan prinsip transparansi dan partisipasi masyarakat. Ohoi Yafawun harus menjadi teladan integritas bagi seluruh ohoi di Maluku Tenggara dan Maluku pada umumnya,” tegasnya di hadapan jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait.
Untuk mendukung pelaksanaan Monev, rapat tersebut membahas sejumlah aspek penting, meliputi pemenuhan lima komponen utama indikator Desa Anti Korupsi, yakni tata laksana, pengawasan, kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, serta kearifan lokal dalam pencegahan korupsi. Selain itu, kesiapan dokumen dan administrasi DAK turut menjadi perhatian guna memastikan ketepatan data dan kesesuaian pelaksanaan program dengan ketentuan yang berlaku.
Pemkab Malra juga menekankan pentingnya sinergi antara perangkat daerah teknis, inspektorat, dan pemerintah ohoi agar pengawasan dapat berjalan terpadu dan berkelanjutan. Melalui persiapan Monev DAK Ohoi Yafawun, pemerintah daerah berharap penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas semakin kuat, sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan ohoi yang bersih, efektif, dan berintegritas.
