MALRA, TikMalukuNews.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan bagi korban bencana serta penyandang disabilitas. Total bantuan yang dikucurkan pemerintah daerah mencapai Rp61,5 juta.
Bantuan Sosial Korban Bencana dan Alat Bantu Disabilitas Tahun Anggaran 2026 tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Senin (5/10/2026).
Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tenggara, Etty Kudubun, S.Sos, menjelaskan bantuan tersebut diberikan kepada 11 penerima manfaat yang terbagi dalam dua kategori, yakni korban bencana alam dan nonalam serta penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu.
Untuk korban bencana, pemerintah daerah menyiapkan bantuan sebesar Rp45 juta bagi empat kepala keluarga yang terdampak banjir, angin kencang dan longsor yang terjadi pada 2025. Masing-masing penerima memperoleh bantuan berupa satu unit spring bed dan satu set sofa.
Sementara itu, bantuan alat bantu disabilitas dialokasikan sebesar Rp16,5 juta untuk tujuh penyandang disabilitas di Kecamatan Hoat Sorbay. Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Maluku Tenggara, berupa empat unit kursi roda dan tiga unit tongkat kaki empat.
Etty mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat yang mengalami musibah maupun keterbatasan fisik tetap mendapatkan perhatian dan dukungan. Menurutnya, bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan penerima dan hasil asesmen di lapangan.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana sekaligus membantu penyandang disabilitas agar lebih mandiri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Etty.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Maluku Tenggara memperkuat semangat Ain Ni Ain, dengan mengedepankan kepedulian, kebersamaan dan perhatian terhadap warga yang membutuhkan. “Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi penerima,” katanya.
Adapun empat penerima bantuan korban bencana yakni Paulus dari Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Fara Tahir dari Kecamatan Kei Kecil, Martinus dari Kecamatan Kei Besar Utara Barat, dan Faustina Meturan dari Kecamatan Manyeuw. Sementara tujuh penerima bantuan alat disabilitas dari Kecamatan Hoat Sorbay masing-masing Imbran Kerubun, Korneles Rumijus, Hajria Lasma, Jumahdi Baranratuf, Lince Nortje Eleujaan, Muhammad F. Ubrusun, dan Hania Jamlean.(TMN-01)













